BeritaBERITA UTAMAOtomotifTNIUncategorized

Bukti Kedekatan dan Kepercayaan Warga di Perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas Yonif 726/Tml Kolakops Korem174/ATW Berhasil Mendapatkan Senjata Api

×

Bukti Kedekatan dan Kepercayaan Warga di Perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas Yonif 726/Tml Kolakops Korem174/ATW Berhasil Mendapatkan Senjata Api

Sebarkan artikel ini

 

Merauke,- Sungguh membanggakan keberhasilan yang ditorehkan oleh Satgas Pamtas Statis Yonif 726/Tamalatea di awal tahun 2024 ini, yaitu dengan mendapatkan senjata rakitan laras panjang beserta amunisinya yang diserahkan oleh warga di Distrik Sota, Kab. Merauke, Sabtu (27/01/2024).

Melalui pembinaan teritorial dan pendekatan secara humanis yang selama ini dilakukan oleh Satgas Yonif 726/Tamalatea, akhirnya berhasil mendapatkan satu pucuk senjata api rakitan, kunci L dan 2 butir munisi kaliber 9 mm yang diserahkan dengan suka rela dari masyarakat bernama “Bapak” (nama samaran) kepada Sertu Musliadi (Dan Pos) yang bertempat di Pos Wamp.

Baca Selengkapnya  Dansatgas TMMD ke-124 Kodim 1002/HST Tinjau Progres Pembangunan di Pengambau Hilir Luar

Proses untuk mendapatkan senjata tersebut membuahkan waktu yang tidak sebentar, dimana kurang lebih 6 bulan, dengan metode komunikasi sosial yang tulus dan ikhlas kepada “Bapak”. Sampai dengan sekarang identitasnya tidak ingin diketahui, baik asal usulnya, keluarganya serta tempat tinggalnya yang berpindah-pindah di dalam hutan akhirnya tergerak hatinya untuk menyerahkan senjata rakitan tersebut.

Menurut pengakuannya senjata tersebut merupakan warisan turun temurun dari kakek neneknya yang masih dia simpan dengan baik. Melihat kondisi fisik munisi sepertinya buatan PT Pindad yang tahun pembuatan diperkirakan lebih dari 30 tahun yang lalu.

Baca Selengkapnya  Antisipasi Judi Online Pemeriksaan Rutin Dilaksanakan Oleh Kodim 1009/Tanah Laut Terhadap Handphone Seluruh Anggota

Dan Pos Wamp juga memberikan pemahaman serta edukasi bahwa kepemilikan senjata api di indonesia harus mematuhi aturan perundang-undangan yang berlaku, apabila seseorang yang memiliki/ menggunakan senjata api secara ilegal dapat diberi sanksi pidananya sangat berat.

Dansatgas Yonif 726/Tamalatea, Letkol Inf Anta Sihotang, S.Sos., M.Han. mengatakan, “Prestasi ini merupakan suatu kebanggaan bagi seluruh personel Yonif 726/Tml serta membuktikan bahwa keberadaan Satgas Pamtas Yonif 726/Tamalatea begitu dekat dan mendapatkan kepercayaan dari hati seluruh warga di wilayah perbatasan RI-PNG”, pungkasnya.bib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!