Home / Berita / BERITA UTAMA / INVESTIGASI / News / TAG / Uncategorized

Selasa, 6 Agustus 2024 - 08:51 WIB

Komplotan Begal dan Curanmor Mewek Saat Dibekuk Tim Anti Bandit Polsek Simokerto

Komplotan Begal dan Curanmor Mewek Saat Dibekuk Tim Anti Bandit

Komplotan Begal dan Curanmor Mewek Saat Dibekuk Tim Anti Bandit

 

Surabaya – Tim Anti Bandit Reskrim Polsek Simokerto Polrestabes Surabaya, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Simokerto Kompol Moh Irfan, berhasil mengamankan enam begal dan curanmor pada Jumat, (2/8/2024).

Kapolsek Simokerto Surabaya Kompol Muhamad Irfan menuturkan, penangkapan berawal dilakukan terhadap tiga tersangka yakni, JW (22) warga Kapas Krampung Surabaya, WA (23) warga Jagiran Surabaya, dan MA (30) warga Kapas Krampung Surabaya, saat melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kapas Krampung Buntu, Surabaya.

“Dari hasil pengembangan kasus tersebut, anggota tim antibandit berhasil menangkap lainnya, SDY (28), MA (29) kedua merupakan warga Karangayam Surabaya, dan OS (17) warga Sampang Madura,” tutur Kompol Irfan, pada Selasa (06/08/2024).

Irfan panggilan karibnya menjelaskan, ketiga tersangka ini terlibat dalam aksi pembegalan di wilayah Ngagel Jaya, Surabaya, pada Minggu, (24 Juli 2024), sekitar pukul 04.00 WIB.

“Para tersangka membacok tangan korban hingga mengalami luka parah pada bagian jari kemudian merampas motor korban,” kata Irfan kepada wartawan Pojokkiri.

Irfan mengungkapkan modus operandi dari keenam pelaku adalah mencari korban yang mengendarai motor di jalan sepi.

“Komplotan tersebut memepet korban dan menghentikannya dengan tuduhan palsu bahwa korban telah memukul adik salah satu pelaku,” tandas Irfan.

Ketika korban melakukan perlawanan, ungkap Irfan, salah satu pelaku menyerang menggunakan senjata tajam jenis celurit, sampai melukai korban, dan kemudian merampas motor milik korban.

Irfan, menambahkan, enam pelaku begal curanmor merengek menangis dan meminta ampun kepada petugas kepolisian anti bandit Polsek Simokerto saat digelandang dari mobil unit reskrim untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh penyidik.

Saat ini, lima tersangka mendekam di rutan Polsek Simokerto dan 1 orang tersangka yang masih kategori anak-anak (usia dibawah 18 tahun) dititipkan ke Bapas dan diproses hukum pidana.

Baca Selengkapnya  Teriakan Pendukung Saladin Rapadaya Aba IDI Bupati Pole

Pelaku pembacokan dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara dan untuk tersangka lainnya dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.redaksi

Share :

Baca Juga

Otomotif

Gelar Bakti Umum Desa, Kepala Desa Nansean Ajak Warga Gotong Royong Bersihkan Jalan

Berita

Wujud Sinergitas Lemdik TNI, Danpuslatdiksarmil Hadiri Workshop Pendidikan di TNI AD

Berita

Edukasi Masyarakat, Polres Malang Gelar Lomba Reaksi Cepat Penanganan Kejahatan

BERITA UTAMA

Danlanud Sultan Hasanuddin Dampingi Pangkoopsud II Tinjau Posko Induk Tanggap Darurat Bencana Di Kabupaten Luwu.

Berita

Kodim 0830/Surabaya Utara Apel Siaga Antisipasi Perkembangan Situasi Selama Pelaksanaan Libur Nasional

BERITA UTAMA

Persyaratan Menjadi Calon Ketua KKSS Kalbar Menuai Protes, Dinilai Tak Seeuai AD ART

Berita

Di Bulan Suci Ramadhan, Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarmed 10/ Bradjamusti Dan Warga Bersihkan Masjid

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 1002-06/Barabai Turun Ke Sawah Bantu Petani Panen Padi