Sindoraya.com, Aceh Utara, – Polri melalui personel Satuan Brimob Polda Aceh yang tergabung dalam BKO Operasi Aman Nusa II bergerak cepat membantu pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Utara.
Aksi tersebut diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial pembersihan lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 15 Seunuddon, Kecamatan Seunuddon, pada Jumat (2/1/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memastikan sekolah yang terdampak banjir kembali bersih, aman, dan layak digunakan. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat kembali berjalan normal pada hari pertama masuk sekolah, Senin (5/1/2026), setelah libur panjang.
Sejak pukul 09.00 WIB, personel Sat Brimob Polda Aceh bahu-membahu membersihkan halaman sekolah hingga ruang-ruang kelas dari lumpur serta sisa material banjir yang mengganggu aktivitas pendidikan. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh agar seluruh fasilitas sekolah dapat difungsikan secara optimal.
Kegiatan bakti sosial tersebut dipimpin langsung oleh Pasi Provost Yon B Brimob Polda Aceh, Ipda Ilfadli. Seluruh personel bekerja secara intensif dan terukur guna memastikan proses pemulihan sekolah selesai tepat waktu sebelum dimulainya KBM.
Upaya Polri melalui Sat Brimob Polda Aceh dalam Operasi Aman Nusa II membuahkan hasil maksimal. Hingga sore hari, pembersihan SDN 15 Seunuddon berhasil dituntaskan 100 persen dan sekolah dinyatakan siap digunakan oleh para siswa dan tenaga pendidik.
Kepala SDN 15 Seunuddon, Nilawati, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran kepolisian atas kepedulian serta kerja keras yang telah diberikan.
“Kami sangat terbantu. Kehadiran Brimob memberi harapan agar sekolah ini kembali bersih dan anak-anak dapat belajar dengan nyaman,” ujarnya.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 16.00 WIB. Selama pelaksanaan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Melalui keterlibatan aktif dalam Operasi Aman Nusa II, Polri kembali menegaskan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya dalam memastikan fasilitas pendidikan siap digunakan pascabencana.
Samsul A.












