BERITA UTAMAOlahraga

Persebaya Menang 3-0 atas PSIM Yogyakarta, Tren Positif Bajul Ijo Berlanjut

14
×

Persebaya Menang 3-0 atas PSIM Yogyakarta, Tren Positif Bajul Ijo Berlanjut

Sebarkan artikel ini

Sindoraya.com, Yogyakarta, – Persebaya Surabaya sukses membawa pulang tiga poin penuh saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta pada pekan ke-18 BRI Super League 2025. Bermain di Stadion Sultan Agung, Minggu (25/1/2025) sore, Bajul Ijo menang meyakinkan dengan skor 3-0.

PSIM Yogyakarta langsung tampil agresif sejak menit awal. Dalam 20 menit pertama, tuan rumah menekan pertahanan Persebaya secara intens. Dua peluang emas tercipta melalui sepakan Ze Valente pada menit ke-8 dan situasi satu lawan satu Nermin Haljeta di menit ke-17. Namun, kiper Ernando Ari tampil gemilang dan menjaga gawang Persebaya tetap aman.

Persebaya perlahan keluar dari tekanan dengan mengandalkan serangan balik cepat. Strategi ini membuahkan hasil pada menit ke-35. Malik Risaldi mengirimkan umpan matang kepada Bruno Moreira. Bruno kemudian melewati dua pemain sebelum menyodorkan bola kepada Gali Freitas. Gali tanpa kesulitan menuntaskan peluang dan membawa Persebaya unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PSIM tetap mendominasi penguasaan bola dan meningkatkan intensitas serangan. Di sisi lain, Persebaya bermain disiplin dan menunggu celah melalui skema serangan balik. Pelatih Bernardo Tavares lalu menambah daya gedor dengan memasukkan Pedro Matos dan Bruno Paraiba pada menit ke-71.

Pergantian pemain tersebut langsung memberi dampak. Tiga menit berselang, Bruno Paraiba mencetak gol debutnya bersama Persebaya. Ia menerima umpan jauh dari Jefferson, melakukan solo run, lalu melepaskan tendangan keras kaki kiri. Bola meluncur deras dan mengubah skor menjadi 2-0.

PSIM yang bermain lebih terbuka justru kembali kebobolan. Pada menit ke-83, Rachmat Irianto mencetak gol ketiga Persebaya. Ia melakukan aksi individu dari tengah lapangan, melewati empat pemain lawan, lalu menuntaskannya dengan sepakan keras ke gawang PSIM.

Hingga peluit akhir, PSIM terus berusaha menekan. Namun, Laskar Mataram gagal mencetak gol balasan. Skor 3-0 untuk kemenangan Persebaya bertahan hingga laga selesai.

Usai pertandingan, pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengakui laga berjalan sulit, terutama pada babak pertama. Menurutnya, pertahanan rapat PSIM sempat menyulitkan timnya.

“Babak pertama tidak mudah. Kami mencoba menekan dan melepaskan tembakan, tetapi lini belakang PSIM cukup solid,” ujar Tavares.

Meski begitu, ia memuji semangat juang para pemain. Ia berharap tren kemenangan ini terus berlanjut demi menjaga persaingan di papan atas klasemen.

Sementara itu, pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menilai timnya tampil baik pada awal laga. Namun, kesalahan kecil di lini tengah membuat Persebaya mampu memanfaatkan peluang.

“Kami bermain cukup baik di babak pertama, tetapi posisi pemain tidak ideal saat gol pertama. Situasi itu membuat kami kehilangan momentum,” jelasnya.

Kemenangan ini memperpanjang tren positif Persebaya Surabaya yang belum terkalahkan sejak Oktober 2025. Bajul Ijo kini menempati peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 31 poin.

Di sisi lain, PSIM Yogyakarta harus mengakhiri catatan empat laga tanpa kekalahan. Laskar Mataram tertahan di posisi ketujuh dengan raihan 30 poin dan gagal melanjutkan momentum kemenangan jelang jeda paruh musim.

 

Samsul A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *