BERITA UTAMAKriminal

Berpura-pura Jadi Pembeli, Pria Nekat Gasak Rokok di Toko Kelontong Surabaya

×

Berpura-pura Jadi Pembeli, Pria Nekat Gasak Rokok di Toko Kelontong Surabaya

Sebarkan artikel ini

Sindoraya.com, Surabaya, – Aksi pencurian dengan modus menyamar sebagai pembeli kembali meresahkan warga Surabaya. Kali ini, pelaku menyasar toko kelontong milik Bu Ulfa di Jalan Sombo No.57 A, tepat di depan Masjid Nurul Jannah, Kecamatan Semampir.

Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (07/02/2026) sekitar pukul 11.25 hingga 11.32 WIB. Meski hanya berlangsung beberapa menit, aksi pelaku langsung memicu kekhawatiran pedagang di sekitar lokasi.

Menurut Bu Ulfa, pelaku datang seorang diri dan bertingkah layaknya pembeli biasa. Ia lebih dulu berkeliling di depan toko. Setelah itu, ia masuk dan berpura-pura memilih barang dagangan.

Baca Selengkapnya  TMMD ke-126 Tahun 2025 jajaran Kodam XII/Tanjungpura Resmi di Tutup

“Awalnya saya sama sekali tidak curiga. Orangnya sopan dan terlihat normal. Dia memakai helm dan masker, lalu membukanya saat masuk,” ujar Bu Ulfa.

Namun, saat Bu Ulfa melayani pembeli lain, pelaku langsung memanfaatkan kelengahan tersebut. Dengan cepat, ia mengambil beberapa bungkus rokok dari etalase. Selanjutnya, pelaku segera kabur menggunakan sepeda motor.

“Saya baru sadar setelah dia pergi. Begitu saya periksa, beberapa bungkus rokok sudah hilang,” jelasnya.

Adapun rokok yang dicuri meliputi tiga bungkus Surya, dua bungkus Inter, serta enam bungkus Dji Sam Soe. Meski nilai kerugian tidak terlalu besar, kejadian ini tetap membuat korban merasa waswas.

Baca Selengkapnya  Dandim 1002/HST Kenang Jasa Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa

“Masalahnya bukan di jumlah. Pelaku berani mencuri siang hari, padahal kondisi toko sedang ramai,” ucap Bu Ulfa dengan nada kesal.

Oleh karena itu, Bu Ulfa berharap pihak kepolisian meningkatkan patroli keamanan di kawasan Semampir. Selain itu, ia mengimbau para pedagang lain agar tetap waspada terhadap orang asing yang datang dengan modus berpura-pura membeli.

“Sampai sekarang pelakunya belum tertangkap. Jadi, kami sesama pedagang harus lebih hati-hati dan saling mengingatkan,” pungkasnya. 

 

( Redaksi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!