Sindoraya.com, Surabaya, – Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur tetap membuka layanan pengambilan motor secara gratis meski kegiatan Bazar Barang Bukti (BB) telah berakhir. Melalui kebijakan ini, kepolisian memberi ruang lebih luas bagi masyarakat yang belum sempat hadir ke lokasi.
Selain itu, Polrestabes Surabaya memperpanjang waktu pelayanan agar warga yang memiliki keterbatasan jam kerja tetap bisa mengurus pengambilan kendaraan tanpa hambatan. Hal ini merupakan bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang sibuk bekerja.
Data Pengambilan Kendaraan di Mapolrestabes
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan melalui Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto menyampaikan bahwa pemilik baru mengambil 152 unit kendaraan hingga saat ini. Jumlah tersebut berasal dari total 1.058 unit kendaraan bermotor yang sebelumnya tampil dalam bazar barang bukti.
Namun demikian, angka pengambilan tersebut ternyata masih tergolong cukup rendah. Menurut AKP Hadi, pelaksanaan bazar yang berlangsung pada hari kerja menjadi penyebab utama mengapa banyak warga belum menjemput motor mereka.
Akibatnya, banyak warga tidak sempat datang ke lokasi karena harus menjalankan aktivitas pekerjaan sehari-hari. Oleh karena itu, ratusan hingga ribuan kendaraan masih terparkir di Mapolrestabes Surabaya sampai sekarang menunggu kehadiran pemiliknya.
“Faktor waktu menjadi kendala utama bagi masyarakat,” ujar AKP Hadi, Rabu (4/2/2026).
Jadwal Pelayanan dan Strategi Jemput Bola
Sebagai langkah lanjutan, Polrestabes Surabaya kembali menyebarkan pengumuman melalui media sosial. Melalui informasi tersebut, masyarakat tetap dapat mengecek dan mengambil kendaraannya di piket Samapta, setiap Senin sampai Jumat pukul 08.00–15.00 WIB.
Tidak hanya itu, Polrestabes Surabaya juga menerapkan strategi jemput bola secara masif. Seluruh jajaran Bhabinkamtibmas di tingkat Polsek kini bergerak aktif mendatangi alamat pemilik kendaraan yang tercatat dalam basis data kepolisian.
Dengan cara ini, petugas berharap proses pengembalian kendaraan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Polisi berkomitmen mengembalikan semua barang bukti kepada pemilik sahnya masing-masing tanpa prosedur yang rumit.
“Bhabinkamtibmas di Polsek jajaran kami kerahkan untuk mendatangi langsung alamat pemilik motor yang sudah terdata,” jelas AKP Hadi.
Pengecekan Kendaraan Melalui Barcode Digital
Di sisi lain, kepolisian juga mengimbau masyarakat yang pernah menjadi korban pencurian kendaraan bermotor agar aktif melakukan pengecekan data. Warga dapat mengakses informasi tersebut melalui akun Instagram resmi Kapolrestabes Surabaya dan Humas Polrestabes Surabaya.
Pada platform tersebut, kepolisian menyediakan barcode khusus yang memuat data lengkap ribuan kendaraan hasil sitaan. Jika data kendaraan sesuai, pemilik dapat segera datang ke Mapolrestabes Surabaya untuk memulai proses pengambilan secara resmi.
“Kami pastikan pengambilan kendaraan tidak dipungut biaya. Selain itu, pemilik juga bisa memasang alarm motor secara gratis,” pungkas AKP Hadi.
Samsul A.












