Mojokerto, Sindoraya.id 16 Februari 2026 — Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Mojokerto resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Aula Gedung Serbaguna Afia, Desa Kembang Belor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Senin (16/2/2026) pukul 11.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran PPDI se-kecamatan se-Kabupaten Mojokerto, masing-masing didampingi lima orang anggota.
Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, jajaran Forkopimda, para Kepala Desa, serta seluruh pengurus dan anggota PPDI Kabupaten Mojokerto.
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perangkat desa sebagai garda terdepan pelayanan publik dan pembangunan berbasis masyarakat. Ketua PPDI Kabupaten Mojokerto, Drs. Heru Mulyono, menyampaikan bahwa kepengurusan yang baru diharapkan mampu menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan.
Sekretaris PPDI Kabupaten Mojokerto, Purnomo Aji, turut mendampingi dalam prosesi pelantikan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan komitmen organisasi.
Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus PPDI Kabupaten Mojokerto beserta segenap pengurus yang telah dilantik pada kesempatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, saya mengucapkan selamat atas pelantikan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Mojokerto.
Semoga amanah yang telah diberikan kepada panjenengan semua merupakan sebuah kepercayaan dan tanggung jawab besar untuk memperjuangkan aspirasi, meningkatkan kapasitas, serta menjaga profesionalitas perangkat desa di Kabupaten Mojokerto,” ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa perangkat desa memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Perangkat desa merupakan ujung tombak pelayanan publik di tingkat desa.
Keberhasilan pembangunan desa, menurutnya, tidak cukup hanya mengandalkan kepala desa, melainkan membutuhkan kerja sama, integritas, dan sinergi yang kuat antara kepala desa dan seluruh perangkat desa.
Lebih lanjut, Bupati berharap PPDI Kabupaten Mojokerto dapat menjadi wadah komunikasi, koordinasi, serta pengembangan kompetensi perangkat desa, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik, transparan, akuntabel, dan partisipatif.
“Saya juga menekankan pentingnya menjaga solidaritas, mengedepankan musyawarah, serta senantiasa berpedoman pada peraturan perundang-undangan dalam setiap langkah organisasi.
PPDI harus menjadi organisasi yang positif, konstruktif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mojokerto,” tambahnya.
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk memperkuat peran perangkat desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Mojokerto. Dengan kepengurusan baru, diharapkan PPDI Kabupaten Mojokerto semakin solid dan profesional dalam menjalankan perannya sebagai wadah perjuangan serta penguatan kapasitas aparatur desa.
Acara ditutup dengan ajakan bersama untuk membangun komitmen, memperkuat kolaborasi, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat demi terwujudnya Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan sejahtera.(Diah)












