BERITA UTAMAPeristiwa

RM Al Kinza Resmi Dibuka di Pusat Kota Sumenep, Hadirkan Konsep Lesehan Tradisional 24 Jam

×

RM Al Kinza Resmi Dibuka di Pusat Kota Sumenep, Hadirkan Konsep Lesehan Tradisional 24 Jam

Sebarkan artikel ini

Sindoraya.com, Sumenep, – Rumah Makan (RM) Al Kinza resmi membuka operasionalnya melalui acara grand opening yang berlangsung pada Minggu pagi (8/2/2026). Lokasi rumah makan ini berada di kawasan timur Hotel Myze, Jalan Arya Wiraraja, tepat di pusat Kota Keris Sumenep.

Meskipun bangunan belum sepenuhnya rampung, panitia tetap menjalankan acara pembukaan dengan lancar dan penuh rasa syukur. Sejak pagi hari, tamu undangan mulai berdatangan dan memadati area rumah makan.

Wakil Owner RM Al Kinza, Ahmad Khofif Rofiqi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi motivasi utama dalam memulai usaha kuliner ini.

“Alhamdulillah, meskipun kondisi bangunan belum 100 persen selesai, kami sudah bisa memanfaatkannya. Selain itu, acara berjalan lancar dan mendapat dukungan luas,” ujar Ahmad Khofif di lokasi kegiatan.

Selain keluarga dan simpatisan, sejumlah tokoh turut menghadiri grand opening tersebut. Perwakilan Polsek Talango, tokoh masyarakat, serta pelaku usaha lokal tampak hadir dan memberikan dukungan secara langsung.

Baca Selengkapnya  Polres Pasuruan Fasilitasi Audensi Kelompok Warga Tegaskan Komitmen Penegakkan Hukum dan Dialog

Di sisi lain, tim produksi air mineral Eatore yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Mathali’ul Anwar Pangarangan Sumenep juga menghadiri acara ini. Arif Rahman hadir sebagai perwakilan tim produksi, sementara Dr. Salamet Wahedi, M.A., dosen STKIP PGRI Sumenep sekaligus Komisaris PT Air Mineral Eatore, ikut menyampaikan apresiasi.

Tak hanya itu, Ustadz Komaruddin, salah satu asatidz PP Mathali’ul Anwar sekaligus tim sukses PT Air Mineral Eatore, menilai kehadiran RM Al Kinza sebagai langkah positif dalam menggerakkan ekonomi berbasis pesantren. Oleh karena itu, ia mendorong agar usaha serupa terus berkembang di Kabupaten Sumenep.

Rangkaian acara pembukaan dimulai pukul 08.00 WIB. Ahmad Khofif Rofiqi secara langsung memimpin pemotongan pita dan pembacaan surat Al-Fatihah sebagai simbol dimulainya operasional RM Al Kinza.

Sementara itu, untuk menambah kemeriahan, panitia juga menyiapkan hiburan rakyat pada malam hari. Grup komedi Semprul tampil menghibur pengunjung, kemudian Sekar Wangi Entertainment melanjutkan acara dengan hiburan musik mulai pukul 20.00 WIB setelah salat Isya.

Baca Selengkapnya  Kejati Jatim dan Kejari se-Jatim Serentak Lakukan Penindakan Tindak Pidana Korupsi Dalam Rangka Hakordia 2024

Lebih lanjut, Ahmad Khofif menjelaskan bahwa ide pendirian RM Al Kinza muncul dari keinginannya menghadirkan tempat makan yang nyaman di pusat kota. Selain itu, ia ingin memperkenalkan konsep lesehan bernuansa tradisional yang dekat dengan budaya Madura.

“Kami mengusung konsep rumah makan lesehan khas Kota Keris. Selain itu, kami juga mendapat dukungan penuh dari Gus Moh Saifa Ibadillah, Dewan Pengasuh PP Mathali’ul Anwar, yang membantu dari sisi hukum pendirian PT Air Mineral Eatore,” jelasnya.

Dengan menyajikan masakan tradisional dan menu lokal khas Madura, RM Al Kinza menargetkan diri sebagai ikon kuliner baru di Sumenep. Tak hanya itu, rumah makan ini juga beroperasi selama 24 jam sehingga mampu melayani pengunjung kapan saja.

“Melalui RM Al Kinza, kami ingin menghadirkan makanan sekaligus suasana yang mencerminkan kehangatan budaya lokal,” tutup Ahmad Khofif Rofiqi. 

 

Samsul A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!