Sindoraya.com, Pasuruan, – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pasuruan pada Selasa sore (24/3/2026) memicu banjir di empat kecamatan, yaitu Winongan, Beji, Pasrepan, dan Kejayan. Curah hujan tinggi di wilayah hulu, seperti Lumbang, Puspo, Tosari, dan Pasrepan, meningkatkan debit sungai hingga akhirnya meluap ke permukiman warga.
Polres Pasuruan segera mengerahkan personel untuk memantau situasi, mengevakuasi warga, serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait. Selain itu, jajaran Polsek di wilayah terdampak langsung turun ke lapangan guna mempercepat penanganan.
Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel sejak intensitas hujan mulai meningkat. Dengan langkah cepat tersebut, petugas dapat memastikan keselamatan warga sekaligus mengurangi risiko dampak yang lebih besar.
“Kami menempatkan personel di titik rawan banjir agar penanganan berjalan cepat dan keselamatan masyarakat tetap terjaga,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono di Mapolres Pasuruan, Rabu (25/3/2026).
Winongan Terdampak Paling Luas
Banjir paling luas terjadi di Kecamatan Winongan. Air mencapai ketinggian 80 hingga 90 sentimeter di beberapa dusun, seperti Sentul Kluwes dan Balun. Akibatnya, ratusan kepala keluarga terdampak genangan air. Hingga kini, petugas terus memantau kondisi karena hujan masih berpotensi turun.
Sementara itu, banjir setinggi 20 hingga 50 sentimeter menggenangi sejumlah dusun di Kecamatan Beji, antara lain Desa Gajahbendo, Beji, Gununggangsir, dan Kedungringin. Oleh karena itu, Polsek Beji terus mengawasi perkembangan debit air guna mengantisipasi kenaikan lanjutan.
Selanjutnya, di Kecamatan Pasrepan, air setinggi sekitar 1 meter sempat merendam Dusun Moyo Barat, Desa Jogoripuh. Sekitar 70 kepala keluarga terdampak. Namun demikian, air mulai surut beberapa jam setelah hujan mereda sehingga situasi berangsur membaik.
Di Kecamatan Kejayan, genangan air berkisar antara 10 hingga 60 sentimeter merendam desa Kurung, Tanggulangin, Ketangirejo, dan Sladi. Meski begitu, kondisi wilayah ini terus menunjukkan perbaikan seiring berkurangnya intensitas hujan.
Polisi dan BPBD Perkuat Koordinasi
Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin, Kapolsek Beji Kompol Akhmad Sukiyanto, Kapolsek Pasrepan AKP Mastuki, serta Kapolsek Kejayan AKP Agus Purnomo memimpin langsung penanganan di wilayah masing-masing. Mereka mengevakuasi warga, memantau debit air, serta memperkuat koordinasi dengan BPBD dan unsur terkait.
Sampai saat ini, Polres Pasuruan tidak menemukan laporan korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan. Meskipun sebagian besar wilayah sudah surut, genangan masih tersisa di beberapa titik di Winongan dan sebagian Beji.
Karena itu, petugas gabungan tetap bersiaga untuk mengantisipasi potensi banjir susulan. Selain itu, Polres Pasuruan mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, agar tetap waspada. Warga juga diharapkan segera melapor jika melihat peningkatan debit air di lingkungan sekitar.
Samsul A.












