Sindoraya.com, Samarinda, – Borneo FC meraih kemenangan besar saat menjamu Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026. Tim tuan rumah menang telak dengan skor 5-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3/2026) malam. Juan Villa tampil gemilang setelah mencetak dua gol untuk tim tuan rumah.
Sejak peluit awal berbunyi, kedua tim langsung meningkatkan tempo permainan. Persebaya mencoba meladeni permainan terbuka Borneo FC. Karena itu, pertandingan berlangsung cepat dengan pola saling menyerang.
Namun, Borneo FC lebih dulu memanfaatkan peluang. Pada menit ke-15, Juan Villa melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke gawang Persebaya dan membawa tuan rumah unggul 1-0. Setelah itu, Borneo FC terus menekan. Meski begitu, skor 1-0 tetap bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Borneo FC langsung meningkatkan intensitas serangan. Juan Villa kembali mencetak gol pada menit ke-59. Setelah itu, Mariano Peralta menambah keunggulan pada menit ke-63. Kemudian, Koldo Obieta mencetak gol ketiga bagi Borneo FC pada menit ke-68. Rangkaian gol tersebut membuat skor berubah menjadi 4-0.
Sementara itu, Persebaya tidak tinggal diam. Tim tamu mencoba membangun serangan untuk mengejar ketertinggalan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-73. Leo Lelis mencetak gol setelah memanfaatkan peluang di depan gawang. Wasit sempat meninjau gol melalui VAR. Setelah itu, wasit mengesahkan gol tersebut sehingga skor berubah menjadi 4-1.
Meski Persebaya memperkecil ketertinggalan, Borneo FC tetap mengendalikan permainan. Tim tuan rumah terus menyerang hingga akhir laga. Karena itu, Borneo FC kembali menambah gol pada masa injury time. Marcos Astina mencetak gol pada menit 90+3 sekaligus menutup kemenangan 5-1.
Setelah pertandingan, pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menilai Borneo FC bermain lebih efektif. Ia mengakui timnya juga menciptakan beberapa peluang. Namun, Persebaya gagal memaksimalkan kesempatan tersebut.
“Kami juga memiliki beberapa peluang. Namun, kami hanya mencetak satu gol. Karena itu, kami harus meninjau kembali pertandingan ini dan menganalisis apa yang terjadi,” kata Tavares.
Selain itu, Tavares menjelaskan bahwa timnya sudah menyiapkan strategi untuk meredam kekuatan lawan. Tim pelatih meminta pemain menutup ruang di sekitar kotak penalti. Strategi tersebut bertujuan mengantisipasi tembakan jarak jauh pemain Borneo FC.
“Kami sudah membahas hal itu dalam persiapan. Kami mencoba menutup ruang di sekitar kotak penalti karena mereka memiliki pemain dengan tembakan kuat dari luar kotak,” jelasnya.
Akibat kekalahan tersebut, Persebaya turun ke posisi keenam klasemen sementara dengan 39 poin. Di sisi lain, Persita Tangerang naik peringkat setelah menang 4-1 atas Madura United.
Selanjutnya, Persebaya akan menghadapi Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (4/4). Pertandingan itu digelar setelah kompetisi Super League memasuki jeda selama tiga pekan.
Samsul A.












