Sindoraya.com Sampang, – Tabrakan maut antara mobil dan dua sepeda motor di Jalan Raya Madulang, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Rabu (18/2) dini hari sekitar pukul 00.10 WIB, menewaskan tiga orang di lokasi kejadian.
Benturan keras langsung menggegerkan warga sekitar. Selain itu, dua sepeda motor mengalami kerusakan parah akibat hantaman kuat dalam insiden tersebut.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan peristiwa itu sekaligus memaparkan kronologinya.
Ia menjelaskan, Honda Vario bernopol M-6691-CD yang dikendarai Mahajiyanto (19), warga Desa Talangoh, Kecamatan Proppo, Pamekasan, melaju dari arah barat ke timur. Selanjutnya, pengendara berusaha mendahului Mitsubishi Pajero bernopol S-1279-EI yang dikemudikan Husnan (30), warga Sampang.
Namun, dari arah berlawanan melaju Honda Beat bernopol N-5911-ABJ yang dikendarai Mohammad Haris (19) bersama pemboncengnya Mika (14), warga Desa Panaguan, Kecamatan Proppo, Pamekasan. Karena jarak sudah terlalu dekat, ketiga kendaraan tidak memiliki ruang untuk menghindar.
Akibatnya, tabrakan keras pun tak terelakkan. Benturan beruntun melibatkan sepeda motor Honda Vario, Honda Beat, dan mobil Mitsubishi Pajero.
Mahajiyanto (19), Mohammad Haris (19), dan Mika (14) mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp20 juta.
Setelah kejadian, petugas Satlantas Polres Sampang langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Selain itu, petugas juga mengamankan seluruh kendaraan sebagai barang bukti guna proses penyelidikan lebih lanjut.
AKP Eko Puji Waluyo mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama pada malam hingga dini hari yang rawan kecelakaan. Selain itu, ia menegaskan pentingnya mematuhi rambu lalu lintas serta tidak berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Hindari pelanggaran sekecil apa pun karena dapat berakibat fatal,” pungkas AKP Eko.
Samsul A.












