BARABAI – Musibah kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Satu buah rumah milik warga di Jalan Kambang Melur RT 06 RW 03, Desa Banua Binjai, Kecamatan Barabai, mengalami kebakaran pada Kamis (9/4/2026) pagi.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08.41 WITA tersebut menimpa rumah milik Ibu Antung Maimunah. Bangunan semi permanen itu mengalami kerusakan sekitar 50 persen akibat kobaran api.
Menurut keterangan saksi, Ibu Lela, sekitar pukul 08.30 WITA ia melihat api sudah membesar dari dalam rumah. Ia kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga pun segera berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya serta mengevakuasi barang-barang berharga milik korban.
Babinsa Koramil 1002-02/Barabai Serma Sudarwanto yang berada di wilayah binaan turut bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian dan membantu proses pemadaman bersama warga, relawan, serta petugas pemadam kebakaran.
Sekitar pukul 08.35 WITA, tim pemadam kebakaran bersama relawan tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api sempat membesar sebelum akhirnya berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 09.10 WITA oleh tim gabungan pemadam kebakaran, relawan, Babinsa, serta warga setempat.
Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik yang terjadi saat rumah dalam keadaan ditinggalkan oleh pemilik. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Adapun upaya yang dilakukan di lapangan antara lain mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melokalisir area kebakaran, membantu proses pemadaman, mengatur arus lalu lintas guna kelancaran mobil pemadam, serta melaporkan kejadian kepada komando atas.
Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta akibat satu unit rumah yang terbakar sebagian.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan rutin memeriksa instalasi listrik, kompor, serta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman saat ditinggalkan.
Masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati dan segera mengganti instalasi listrik yang berpotensi menimbulkan korsleting guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(pen1002hst).












