Peristiwa

Laka Tunggal di Sumenep, Polres Kerahkan Tim Identifikasi Korban Tanpa Identitas

×

Laka Tunggal di Sumenep, Polres Kerahkan Tim Identifikasi Korban Tanpa Identitas

Sebarkan artikel ini
Korban tanpa identitas meninggal dunia akibat laka tunggal di Sumenep setelah menabrak tiang listrik di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan.
Foto : Korban tanpa identitas ditemukan meninggal dunia usai mengalami laka tunggal di Jalan Raya Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Sabtu (4/4/2026) dini hari. (sindoraya.com)

Sindoraya.com, Sumenep, – Kecelakaan tunggal yang penuh misteri mengguncang Jalan Raya Kabupaten, Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Sumenep, Sabtu (4/4/2026) dini hari. Seorang pria tanpa identitas tewas di lokasi kejadian, sehingga memicu penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian setempat.

​Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, warga menemukan korban yang mengendarai Yamaha Jupiter MX 135 bernomor polisi M 4174 VE sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

​Petugas Unit Laka Lantas Polres Sumenep merespons cepat laporan warga yang masuk pada pukul 03.15 WIB. Sesampainya di lokasi, polisi langsung mengevakuasi jasad korban dan mengamankan sepeda motor sebagai barang bukti utama.

​Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto.,S.I.K melalui Ipda Medy Kurniawan.,S.H menegaskan bahwa timnya bergerak sigap segera setelah menerima informasi awal.

“Begitu menerima laporan, personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban, olah TKP, serta mengumpulkan keterangan awal di lapangan,” kata Ipda Medy Kurniawan, Minggu (05/04/2026).

Kronologi dan Dugaan Penyebab Kecelakaan

​Berdasarkan hasil olah TKP, polisi menduga kuat bahwa pengendara kehilangan kendali atas laju motornya. Akibatnya, kendaraan tersebut menghantam tiang listrik yang berdiri tegak di bahu jalan.

​Selain itu, polisi menemukan bekas benturan keras pada tiang listrik serta jejak ban yang mengarah ke titik tabrakan. Bahkan, benturan tersebut membuat sepeda motor korban terpental sejauh 15 meter hingga masuk ke area persawahan.

Baca Selengkapnya  Situasi Kamtibmas di Jawa Timur Terkendali, Patroli Skala Besar Terus Digelar Untuk Jogo Jatim

“Dari hasil sementara, kecelakaan ini merupakan laka tunggal yang diduga akibat kelalaian pengendara hingga menabrak tiang listrik di sisi jalan,” ujarnya.

​Meskipun kondisi jalan cukup baik dan cuaca cerah, namun nyawa korban tetap tidak tertolong. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa faktor manusia menjadi penyebab utama insiden maut tersebut.

Polisi Kesulitan Mengungkap Identitas Korban

​Selanjutnya, fokus utama penyelidikan kini beralih pada upaya mengungkap jati diri korban yang masih anonim. Polisi tidak menemukan kartu identitas atau telepon genggam di saku pakaian maupun di sekitar tubuh korban.

​Oleh karena itu, petugas mencoba menelusuri data melalui nomor polisi kendaraan yang korban gunakan. Namun, hasil pengecekan menunjukkan bahwa pemilik asli motor tersebut sudah meninggal dunia dan kendaraan telah lama berpindah tangan.

“Kami sudah menelusuri data kendaraan, namun pemilik terdaftar diketahui telah meninggal dunia dan kendaraan tersebut sudah lama dijual. Hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui,” jelas Ipda Medy menambahkan.

​Guna memecahkan kebuntuan, Unit Identifikasi Satreskrim menggandeng pihak Dinas Dukcapil untuk melakukan pencocokan sidik jari. Meskipun tim medis RSUD Sumenep telah melakukan autopsi luar, namun mereka belum menemukan data yang cocok secara autentik.

Baca Selengkapnya  Aksi Unras di Jawa Timur Berjalan Tertib dan Kondusif, Kapolrestabes Surabaya Apresiasi Massa Buruh

“Kami telah melakukan berbagai upaya, termasuk identifikasi sidik jari, koordinasi dengan Dukcapil, hingga autopsi luar. Namun identitas korban masih belum terungkap,” ungkapnya.

Penelusuran Rekaman CCTV dan Imbauan Masyarakat

​Di sisi lain, minimnya saksi mata menjadi kendala terbesar bagi polisi dalam mengusut tuntas kasus ini. Hal ini terjadi karena tidak ada warga yang melihat secara langsung detik-detik sebelum motor tersebut menabrak tiang.

​Oleh sebab itu, polisi kini mulai menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, petugas juga menyebarkan ciri-ciri korban melalui jaringan kepolisian hingga ke tingkat desa.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera melapor ke Polres Sumenep,” pungkasnya.

​Hingga saat ini, Polres Sumenep memastikan bahwa mereka terus memaksimalkan proses penyelidikan di lapangan. Polisi melibatkan peran aktif Bhabinkamtibmas agar informasi mengenai korban segera mencapai pihak keluarga.

​Pada akhirnya, kasus ini menjadi perhatian serius masyarakat luas. Selain karena kecelakaan yang merenggut nyawa, identitas korban yang masih menjadi misteri terus mengundang tanda tanya besar.

 

Samsul A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!