Surabaya – Persebaya Surabaya menutup kiprahnya di Super League 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan. Bajul Ijo melibas Persik Kediri dengan skor telak 5-0 pada laga pekan ke-34 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (23/5/2026).
Sejak peluit kick-off berbunyi, kedua tim langsung memainkan sepak bola menyerang. Persebaya dan Persik sama-sama berusaha menekan pertahanan lawan. Namun, tuan rumah tampil lebih dominan dalam penguasaan bola sehingga mampu mengendalikan tempo pertandingan sejak menit-menit awal.
Dominasi tersebut membuahkan hasil pada menit ke-13. Malik Risaldi sukses menyelesaikan umpan Bruno Moreira dan membawa Persebaya unggul 1-0 atas Persik Kediri.
Tertinggal satu gol, Persik meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol balasan. Tim tamu beberapa kali mengancam melalui serangan cepat, tetapi lini belakang Persebaya bermain disiplin dan berhasil mematahkan setiap peluang yang tercipta.
Persebaya kembali menunjukkan ketajamannya menjelang turun minum. Pada menit ke-45, Bruno Moreira memanfaatkan assist Milos Raickovic untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Setelah itu, kedua tim gagal menambah gol hingga wasit mengakhiri babak pertama.
Memasuki babak kedua, Persik Kediri berusaha bangkit melalui serangan dari sektor sayap. Namun, Persebaya justru memperlebar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-64 lewat sundulan Gustavo Fernandes yang menyambut sepak pojok Gali Freitas.
Gol itu semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain Persebaya. Bajul Ijo terus menekan pertahanan lawan dan menguasai jalannya pertandingan. Hasilnya, Bruno Paraiba mencetak gol keempat pada menit ke-80 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal dihalau kiper Persik.
Persebaya tidak mengendurkan serangan meski sudah unggul empat gol. Bruno Moreira kemudian menutup pesta gol pada menit ke-90 setelah menerima umpan matang dari Francisco Rivera. Tak lama berselang, wasit meniup peluit panjang dan memastikan kemenangan telak Persebaya dengan skor 5-0.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menyambut gembira kemenangan besar tersebut. Ia menilai para pemain menunjukkan kerja keras, disiplin, dan semangat tinggi sepanjang pertandingan sehingga mampu menutup musim dengan hasil maksimal.
“Saya mengapresiasi kepada semua pemain yang sudah menunjukkan semangat yang tinggi untuk menutup kompetisi ini dengan kemenangan besar,” kata Bernardo Tavares.
Menurut Bernardo, kemenangan atas Persik Kediri memastikan Persebaya mengakhiri kompetisi Super League 2025/2026 di posisi empat besar klasemen akhir. Hasil tersebut juga memberi modal berharga bagi tim untuk menatap musim depan dengan lebih optimistis.
Persebaya turut mencatatkan enam pertandingan beruntun tanpa kebobolan. Bernardo menegaskan seluruh pemain berperan besar dalam menjaga konsistensi permainan sehingga tim mampu mempertahankan catatan positif tersebut hingga akhir musim.
“Clean sheet ini menunjukkan kerja keras seluruh tim, bukan hanya satu pemain saja,” pungkas Bernardo Tavares.
Meski berhasil membawa Persebaya finis di empat besar, pelatih asal Portugal itu tetap menyiapkan evaluasi menyeluruh. Ia mengaku masih menemukan beberapa aspek yang perlu dibenahi, termasuk catatan lima kekalahan yang dialami Persebaya sejak mulai menangani Bajul Ijo pada Januari 2026 lalu.












