Peristiwa

Santri SMK Al Amin Gresik Meninggal akibat Gantung Diri di Belakang Pondok

×

Santri SMK Al Amin Gresik Meninggal akibat Gantung Diri di Belakang Pondok

Sebarkan artikel ini
Petugas kepolisian melakukan olah TKP kasus santri SMK Al Amin Gresik meninggal akibat gantung diri.
Foto : Polisi melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian santri SMK Al Amin Gresik yang meninggal akibat dugaan gantung diri. (sindoraya.com)

Sindoraya.com, Gresik, – Seorang pelajar bernama Rayan Akhmad Syibri meninggal dunia akibat dugaan gantung diri. Warga menemukan pelajar tersebut di pekarangan belakang SMK Al Amin, Kedamean, Gresik, Rabu 6 Mei 2026.

Kapolsek Kedamean IPTU Ekwan Hudin, S.H. mengatakan, polisi menerima laporan kejadian itu sekitar pukul 17.30 WIB. Selain itu, polisi juga menerima laporan pengaduan terkait peristiwa tersebut pada 6 Mei 2026.

Korban merupakan pelajar asal Tambaksari, Surabaya. Saat kejadian, korban masih menjalani aktivitas sebagai santri di lingkungan Pondok Al Amin Kedamean.

Berdasarkan keterangan saksi, pengasuh pondok sempat menegur korban karena membawa laptop ke mushola. Padahal, pengelola pondok menyimpan laptop tersebut di ruang laboratorium.

Baca Selengkapnya  Ludes Terbakar! Konveksi di Sidoyoso Surabaya Diamuk Si Jago Merah

Selain itu, pelajar tersebut sempat mengucapkan ingin bunuh diri karena merasa malu. Namun demikian, saksi menganggap ucapan itu hanya candaan biasa.

Tidak lama kemudian, saksi melihat korban membawa tali tampar dari gudang menuju area belakang pondok. Karena korban tidak kunjung kembali, saksi kemudian mencari korban ke belakang pondok.

Sekitar pukul 16.30 WIB, saksi menemukan korban tergantung pada sebuah pohon di belakang pondok. Korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri menggunakan tali tampar berwarna biru.

“Korban meninggal dunia saat saksi menemukan di lokasi kejadian. Selain itu, petugas juga tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar IPTU Ekwan Hudin.

Dalam penanganan kasus ini, polisi turut meminta keterangan tiga saksi. Mereka yakni M. Rizqi Ramadhan, Miftahul Ulum, dan Ahmad Hufaf Ibriy.

Baca Selengkapnya  Polisi Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba di Gresik 5 Tersangka Diamankan

Selanjutnya, pihak pondok melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedamean. Setelah itu, polisi bersama tim Identifikasi Polres Gresik langsung melakukan olah TKP.

Petugas juga mengamankan barang bukti berupa tali tampar dan visum et repertum. Hingga kini, Polsek Kedamean bersama Polres Gresik masih mendalami penyebab pasti dugaan gantung diri tersebut.

 

Samsul A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!