Sindoraya.com, Sumenep – Untuk memperkuat profesionalisme dan integritas anggota Polri, Tim Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Timur menggelar Pembinaan Etika Profesi Polri Semester I Tahun Anggaran 2026 di Polres Sumenep, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan berlangsung di Ruang Vidcon Polres Sumenep, Jalan Urip Sumoharjo Nomor 35, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep. Personel Polres Sumenep dan anggota Polsek jajaran mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai.
Selama kegiatan berlangsung, Kabaglog Polres Sumenep Kompol Jaiman, S.H., M.H., mendampingi Tim Propam Polda Jawa Timur. Selain itu, Kasi Propam Polres Sumenep Iptu Muhajirin, S.H., bersama personel Sipropam Polres Sumenep juga turut mendukung jalannya kegiatan.
Pembinaan ini menjadi bagian dari program pengembangan sumber daya manusia Polri. Fokus utamanya adalah meningkatkan pemahaman anggota tentang kode etik profesi, disiplin, dan nilai moral. Oleh karena itu, setiap personel perlu menerapkan nilai tersebut dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Dalam kesempatan itu, Tim Propam Polda Jatim menyampaikan materi tentang etika profesi Polri. Tim juga menjelaskan penerapan kode etik dalam kehidupan kedinasan dan bermasyarakat. Selain itu, pemateri menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme.
Tidak hanya itu, tim mengingatkan seluruh peserta agar menghindari berbagai bentuk pelanggaran. Langkah tersebut penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus melindungi nama baik institusi Polri.
Selanjutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi dan penguatan komitmen personel. Melalui pembinaan tersebut, anggota dapat memperkuat pengawasan internal. Mereka juga dapat membangun mental dan karakter yang lebih baik dalam menjalankan tugas.
Melalui Pembinaan Etika Profesi Polri Semester I Tahun Anggaran 2026, Polres Sumenep berharap seluruh personel semakin memahami nilai-nilai etika profesi. Dengan demikian, anggota Polri dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. Di sisi lain, mereka juga dapat menjaga kehormatan dan marwah institusi.
Sementara itu, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias. Hingga kegiatan berakhir, suasana tetap kondusif dan penuh semangat.
Samsul A.
