Sindoraya.com, Lampung – Persebaya Surabaya harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga pembuka Super League musim 2026/2027. Bertanding di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026) sore, Bajol Ijo gagal mempertahankan keunggulan yang diraih pada babak pertama.
Persebaya membuka keunggulan pada menit ke-13 melalui Yann Mabella. Gol tersebut berawal dari umpan terobosan Rachmat Irianto yang dimanfaatkan Mabella. Ia lolos dari jebakan offside, melewati kiper, lalu menceploskan bola ke gawang Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal. Bhayangkara Presisi Lampung FC sempat memberikan tekanan lebih dahulu, tetapi Persebaya tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Setelah tertinggal 0-1, Bhayangkara Presisi Lampung FC meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang. Namun, upaya tuan rumah belum membuahkan hasil hingga turun minum. Persebaya pun mempertahankan keunggulan 0-1 pada akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara Presisi Lampung FC kembali meningkatkan intensitas serangan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-60 melalui Allano.
Allano memenangi duel udara sebelum melepaskan sundulan tajam yang gagal diantisipasi penjaga gawang Persebaya. Gol tersebut membuat kedudukan berubah menjadi 1-1.
Setelah skor kembali imbang, kedua tim saling melancarkan serangan dan menciptakan sejumlah peluang untuk mengamankan kemenangan. Namun, tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyebut pertandingan menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagai laga yang berat. Menurutnya, kondisi cuaca panas dan angin kencang turut memengaruhi jalannya pertandingan.
“Tidak mudah bermain di sini karena beberapa faktor nonteknis. Kami memang bisa mencetak gol, tetapi kemudian kebobolan sehingga gagal membawa pulang poin penuh,” kata Bernardo.
Ia mengaku cukup kecewa karena Persebaya gagal mempertahankan keunggulan setelah lebih dahulu mencetak gol pada babak pertama. Meski demikian, Bernardo tetap bersyukur timnya mampu membawa pulang satu poin dari Lampung.
“Kami bersyukur bisa mendapatkan satu poin. Namun, tentu kami cukup kecewa karena sudah mencetak gol lebih dulu, tetapi tidak mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan,” ujarnya.
Bernardo juga menilai Bhayangkara Presisi Lampung FC merupakan tim yang bagus. Menurutnya, gol penyama kedudukan tuan rumah dicetak oleh pemain yang masuk sebagai pengganti, yang menunjukkan kecerdikan sang juru taktik.
Hasil imbang ini membuat Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Persebaya sementara menempati posisi ke-6 klasemen Super League 2026/2027. Persebaya membawa pulang satu poin dari Lampung dan akan melakukan evaluasi untuk menghadapi laga pekan kedua.
Samsul A.












