BERITA UTAMAPeristiwa

Banjir Winongan Pasuruan Rendam 3 Desa, Polres dan BPBD Bertindak

×

Banjir Winongan Pasuruan Rendam 3 Desa, Polres dan BPBD Bertindak

Sebarkan artikel ini

Sindoraya.com, Pasuruan, – Banjir melanda Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa (20/1/2026) sore. Hujan deras di wilayah hulu mendorong debit sungai naik hingga meluap ke permukiman warga.

Menanggapi kondisi tersebut, Polres Pasuruan langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan untuk melakukan penanganan di lokasi terdampak.

Kapolsek Winongan, AKP Nanang Abidin, S.H., menyebut banjir mulai terjadi sekitar pukul 17.15 WIB. Curah hujan tinggi di wilayah Lumbang, Puspo, Tosari, Paserpan, dan Winongan menjadi pemicu utama meluapnya aliran sungai.

“Air sungai meluap ke permukiman warga setelah hujan deras turun di wilayah hulu,” jelas AKP Nanang Abidin.

Akibatnya, banjir berdampak pada tiga desa di Kecamatan Winongan. Pertama, di Desa Prodo, air setinggi 20 hingga 60 sentimeter merendam Dusun Jetis dan Dusun Margo Utomo. Di wilayah ini, sekitar 130 kepala keluarga (KK) terdampak.

Baca Selengkapnya  Anggota Kodim 0815/Mojokerto Terima Sosialisasi Tahorneg

Selanjutnya, banjir juga menggenangi Desa Bandaran. Air dengan ketinggian 20 hingga 80 sentimeter masuk ke Dusun Mayangbang dan Dusun Gambiran, sehingga berdampak pada sekitar 180 KK.

Selain itu, genangan air setinggi 20 hingga 50 sentimeter terjadi di Dusun Satah, Desa Sruwi. Di desa ini, sekitar 67 KK ikut terdampak banjir.

Meski banjir merendam sejumlah permukiman, petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil.

“Korban meninggal dunia maupun luka nihil. Kerugian materiil juga nihil,” tegas AKP Nanang.

Sebagai langkah lanjutan, personel Polsek Winongan bersama Polres Pasuruan mengevakuasi warga ke rumah kerabat yang lebih aman. Pada saat yang sama, petugas terus memantau situasi di lapangan bersama Satgas Kencana Winongan.

Baca Selengkapnya  Memorandum Serah Terima Jabatan Komandan Brigif 2 Marinir

Sementara itu, Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Pasalnya, kondisi cuaca masih berpotensi memicu banjir susulan.

“Kami meminta masyarakat tetap mengikuti arahan petugas. Selain itu, Polres Pasuruan bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan guna memastikan keselamatan warga,” ujar AKBP Harto.

Hingga Selasa malam, air banjir di wilayah Winongan belum sepenuhnya surut. Bahkan, potensi hujan dengan intensitas tinggi serta pengaruh air laut pasang masih dapat memperluas genangan ke desa lain.

 

Samsul A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!