BERITA UTAMAKriminal

Waspada Modus “Cari Saudara” di Sidoarjo: Pelajar Jadi Korban, Motor Raib dalam Sekejap!

×

Waspada Modus “Cari Saudara” di Sidoarjo: Pelajar Jadi Korban, Motor Raib dalam Sekejap!

Sebarkan artikel ini

Sindoraya.com, Sidoarjo, – Hati-hati saat menolong orang asing di jalan, karena niat baik Anda bisa berujung petaka seperti yang dialami para korban di Sidoarjo baru-baru ini. Pasalnya, Satreskrim Polresta Sidoarjo baru saja meringkus komplotan penipu licik yang tega mengincar pelajar dengan modus berpura-pura mencari anggota keluarga. Oleh karena itu, Anda perlu mengenali skenario yang mereka gunakan agar tidak menjadi korban berikutnya dari aksi kejahatan yang meresahkan ini.

Skenario Licik di Lokasi Sepi

​Pihak kepolisian berhasil menangkap tiga pria pengangguran asal Surabaya, yakni M (32), S.A. (30), dan F.F. (30). Sebelumnya, mereka beraksi dengan cara mencegat pengendara motor yang sedang melintas di jalanan sepi. Kemudian, para pelaku memasang wajah bingung dan memohon bantuan korban untuk mencari kerabat mereka yang hilang.

​Setelah itu, pelaku meminta korban mengantarkan salah satu dari mereka ke lokasi tertentu. Namun, di tengah perjalanan, para pelaku justru menurunkan korban di tempat terpencil. Selanjutnya, mereka langsung melarikan sepeda motor milik korban dengan sangat cepat.

Kronologi Kejadian di Taman dan Tarik

​Aksi pertama mencuat pada Senin (29/12/2025) di kawasan Kedungturi, Kecamatan Taman. Saat itu, pelaku M dan S.A. menipu seorang pelajar dengan dalih mencari saudaranya. Selain itu, aksi serupa juga menimpa tiga anak di bawah umur di Desa Gempolklutuk, Kecamatan Tarik, pada Jumat (30/1/2026).

Baca Selengkapnya  Dandim 0808/Blitar Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Di Talun

​Oleh karena itu, polisi segera melakukan perburuan intensif terhadap komplotan ini. Akhirnya, tim Opsnal berhasil melacak keberadaan pelaku melalui serangkaian bukti kuat di lapangan.

Polisi Identifikasi Pelaku Lewat Rekaman CCTV

​Wakapolresta Sidoarjo AKBP M. Zainur Rofik menjelaskan bahwa petugas bekerja keras menyisir lokasi kejadian. Selain itu, tim teknis juga menganalisis setiap detail rekaman kamera pemantau untuk mengenali wajah para tersangka.

“Setelah menerima laporan dari korban, Tim Opsnal Satreskrim Polresta Sidoarjo melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan menganalisis rekaman CCTV. Dari hasil penyelidikan, identitas pelaku berhasil diketahui,” ujar AKBP M. Zainur Rofik, Rabu (11/2/2026).

​Oleh sebab itu, petugas langsung menggerebek tempat kos pelaku di kawasan Semampir, Surabaya pada Minggu dini hari. Bahkan, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting dalam penangkapan tersebut.

Motif Ekonomi dan Ancaman Penjara

​Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku nekat menipu karena terhimpit masalah ekonomi. Oleh karena itu, mereka menjual motor curian tersebut untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari.

Baca Selengkapnya  Polantas Menyapa : Polres Jember Gelar Safari Kamseltibcar Lantas Sosialisasikan Jalur Blackspot

“Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengaku melakukan aksi penipuan karena alasan ekonomi. Uang hasil kejahatan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Dari dua aksi tersebut, pelaku diketahui memperoleh keuntungan sekitar Rp. 3 juta dari masing-masing Lokasi,” tambah AKBP Zainur Rofik.

​Maka dari itu, para tersangka kini harus menghadapi jeratan Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Sebab, perbuatan mereka masuk dalam kategori tindak pidana penipuan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Imbauan Penting bagi Orang Tua

​AKBP Zainur Rofik memberikan pesan tegas agar masyarakat tidak mudah percaya pada orang asing yang meminta tolong secara mendadak. Selain itu, ia meminta para orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anak mereka.

​Oleh karena itu, larangan bagi anak di bawah umur untuk mengendarai motor menjadi sangat krusial. Pasalnya, hal tersebut bukan hanya demi aturan lalu lintas, tetapi juga untuk mencegah anak-anak menjadi target empuk pelaku kejahatan jalanan.

 

Samsul A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA UTAMA

Tabalong – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi…

error: Konten dilindungi!!