Sindoraya.com, Sidoarjo, – Lapas Kelas IIA Sidoarjo Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menggelar razia kamar hunian dan tes urine warga binaan, Rabu (25/2/2026). Melalui kegiatan ini, petugas memperketat pengawasan untuk mencegah peredaran halinar (handphone, pungli, dan narkoba) di dalam lapas.
Pertama, petugas menyisir seluruh kamar hunian warga binaan. Mereka memeriksa setiap sudut ruangan dan barang pribadi untuk memastikan tidak ada handphone ilegal, pungutan liar, maupun narkoba. Dengan langkah tersebut, Lapas Kelas IIA Sidoarjo ingin menutup celah gangguan keamanan sejak awal.
Selanjutnya, tim melakukan tes urine kepada sejumlah warga binaan. Tes urine ini berfungsi sebagai deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba. Jika menemukan indikasi pelanggaran, petugas langsung menindak sesuai aturan yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo Disri Wulan Agus Tomo, menegaskan bahwa razia dan tes urine merupakan agenda rutin. Selain itu, ia meminta seluruh jajaran bekerja profesional dan menjaga integritas.
“Kami terus memperkuat pengawasan. Oleh sebab itu, razia dan tes urine di Lapas Kelas IIA Sidoarjo kami laksanakan secara berkala agar lingkungan tetap aman dan bersih dari halinar,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, petugas mengedepankan pendekatan humanis. Di sisi lain, warga binaan bersikap kooperatif dan mengikuti pemeriksaan dengan tertib.
Ke depan, Lapas Kelas IIA Sidoarjo akan meningkatkan intensitas razia dan tes urine. Dengan demikian, petugas dapat menjaga keamanan lapas sekaligus mendukung sistem pemasyarakatan yang bersih, tertib, dan berintegritas.
Samsul A.












