Peristiwa

Kapolrestabes Surabaya Pantau Pengamanan Malam Takbiran dan Arus Mudik Operasi Ketupat 2026

×

Kapolrestabes Surabaya Pantau Pengamanan Malam Takbiran dan Arus Mudik Operasi Ketupat 2026

Sebarkan artikel ini
Kapolrestabes Surabaya memantau pengamanan malam takbiran Operasi Ketupat 2026 bersama TNI dan jajaran di pos pelayanan terpadu
Foto : Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan memimpin pemantauan pengamanan malam takbiran dalam Operasi Ketupat 2026 bersama personel gabungan TNI-Polri di pos pelayanan terpadu. (sindoraya.com)

Sindoraya.com, Surabaya, – Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan memimpin langsung pemantauan pengamanan malam takbiran sekaligus mengevaluasi arus mudik dalam rangka Operasi Ketupat 2026. Langkah ini bertujuan memastikan masyarakat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.

Setelah mengikuti buka puasa bersama dan teleconference dengan Kapolri serta Panglima TNI, Luthfi langsung mengoordinasikan jajaran di lapangan. Ia menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama kelancaran pengamanan.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar karena kami melaksanakannya secara terpadu. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan kenyamanan saat mudik,” ujar Kombes Pol Luthfi, Jumat (20/03), di Pos Pelayanan Terpadu.

Selain itu, jajaran kepolisian telah memetakan berbagai titik rawan di Surabaya. Petugas memprioritaskan pengamanan di lokasi salat Id, kawasan permukiman yang ditinggal pemudik, serta destinasi wisata yang berpotensi mengalami lonjakan pengunjung setelah Lebaran.

Baca Selengkapnya  Gelorakan Semangat Berbagi, Polsek Semampir Salurkan Takjil di Masjid Raudhatul Sholihin

Sementara itu, Luthfi juga mengimbau masyarakat agar melaksanakan malam takbiran di masjid atau musala. Dengan cara ini, masyarakat dapat menjaga ketertiban sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan.

“Malam takbiran sebaiknya kita laksanakan di tempat ibadah masing-masing. Dengan begitu, situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Di sisi lain, data kepolisian menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup signifikan menuju Jawa Timur pada 2026. Jumlah kendaraan meningkat sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, pergerakan penumpang juga naik hingga 20 persen.

Baca Selengkapnya  Luncurkan Layanan Inovasi Baru Samsat Polres Sampang

Meskipun volume kendaraan meningkat, arus lalu lintas di Surabaya tetap terkendali. Oleh karena itu, pihak kepolisian optimistis kondisi ini akan bertahan hingga arus balik.

“Seluruh lokasi yang berkaitan dengan takbiran, salat Id, silaturahmi, hingga rumah warga yang ditinggal mudik sudah kami amankan,” pungkasnya, sekaligus menegaskan komitmen Jogo Suroboyo. 

 

Samsul A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!