Cak Har Beri Apresiasi Pameran Lukisan Perempuan “SANG SURYA”

0
161

Sindoraya Surabaya

“Selamat atas tergelarnya pameran lukisan dari perempuan–perempuan yang luar biasa ini,” ujar Hariyanto (Cak Har) Ketua DPC Peradi Surabaya dijumpai menghadiri pembukaan “SANG SURAYA”, Pameran Lukisan dari 30 perempuan seJawaTimur di Hotel Singgasana. (Rabu, 18 Desember 2019).

Sebagai pemerhati budaya dan seni, Pengacara senior ini sangat mengapresiasi pameran tersebut karena selain sebagai Ibu yang bertanggung jawab atas urusan rumah tangga, para pelukis perempuan ini telah menyempatkan diri untuk berkarya melalui lukisan yang luar biasa, ujarnya.

“Apabila diberi kesempatan, saya yakin mereka akan berkarya jauh lebih berkualitas,” cakap Cak Har yang mengaku sudah mendaftar di beberapa Parpol untuk maju sebagai Bacawali kota Surabaya ini.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Har juga mengapresiasi karya dari Ega Mahardini (Pelukis tuna rungu dari Tandes Surabaya) yang bertema “Maafkan Aku Ibu, Aku Rela Dibuang”.

“Meskipun ada kekurangan, tapi menghasilkan karya yang bagus,” ungkapnya.

Terkait potensi pelukis di Surabaya, Hariyanto tegas menyatakan Surabaya sebagai gudangnya pelukis. Terbukti dari pameran ini saja dari 30 pelukis 12 dari Surabaya. Namun masih harus diberi ruang lebih untuk meningkatkan karyanya.

“Seni dan budaya ibarat nafas kita, maka harus diberi ruang yang luas supaya dapat menghasilkan karyakarya yang luar biasa,” ujarnya.

Kedapan harapannya adalah pemerintah dapat memberi media yang besar untuk mengangkat seniman–seniman terutama pelukis perempuan dari Surabaya.

“Kalau misalnya saya jadi pemimpin di Surabaya, saya siap mewadahi pelukis–pelukis perempuan seperti hal nya pelukis laki–laki yang sudah banyak terwadahi,” papar Cak Har. (18/12)

Surabaya adalah kota terbesar di Indonesia (Metropolis), namun pameran seni dan budaya baik skala Nasional maupun Internasional jarang sekali ada dan masih kalah dengan kota yang lain, akunya.

Apabila ada prioritas untuk pengembangan Seni dan Budaya, Car Har meyakini akan menjadi sebuah Industri yang dapat mengembangkan perekonomian masyarakat Surabaya, ungkap Hariyanto mengakhiri percakapannya. (nawi)