Diduga Tak Miliki Izin Produksi, Roti Pandanus Bakery Beredar Bebas

0
127

Sindoraya Gunungsitoli,

Roti Pandanus Bakery yang diproduksi dan diedarkan oleh UD. Pandanus selama kurang lebih 10 Tahun diseluruh Kepulauan Nias diduga tidak memiliki izin produksi serta belum memiliki sertifikat laik dari dinas terkait (Dinkes Nias Utara dan BPOM).

Dari pantauan wartawan, pada kemasan roti pandanus bakery tercantum izin Dinkes dengan nomor : 441.3/496/IX/2009. Sementara menurut informasi diperoleh bahwa izin tersebut telah kadaluwarsa, namun roti tetap diproduksi dan diedarkan.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Utara, Yasokhi Zega membenarkan kepada wartawan soal izin laik dan rekomendasi dinas kesehatan belum dimiliki oleh Pandanus Bakery.

“Kita sudah beberapa kali mengingatkan yang bersangkutan untuk mengurus izin laik dan sertifikat produksi, supaya tidak menemui suatu persoalan dikemudian hari” Kata Yasokhi.

Dijelaskan Yasokhi, Pandanus Bakery mengurus izin laik produksinya di Dinkes Kabupaten Nias (sesuai tertera pada kemasan). Setelah mekarnya Nias Utara menjadi Kabupaten, pandanus bakery belum pernah mengurus kembali izinnya.

Ditambahkan Yasokhi, pandanus Bakery, baru-baru ini menyampaikan permohonan izin kepada Dinkes Nias Utara sebab sebelumnya ada persoalan hukum yang dihadapi, bahkan saat ini masih ditangani pihak Polres Nias dan kita telah dimintai keterangan atau sebagai saksi untuk perkara tersebut.

Selanjutnya, Kepala Dinas Perizinan terpadu Kabupaten Nias yang dikonfirmasi wartawan terkait izin Pandanus Bakery melalui Kepala Bidang Pengelolaan Izin Kabupaten Nias Utara, Liberman Zendrato menyebut bahwa UD. Pandanus terakhir mengurus izin usahanya di dinas perizinan Kabupaten Nias Utara pada Tahun 2017.

“Izin UD. Pandanus terakhir diurus oleh pemilik usahanya Tahun 2017, tetapi Pandanus Bakery tidak pernah terdaftar di dinas kita” katanya singkat. (aza)