Uncategorized

Taruna AAL Korps Marinir “Rebut” dan “Hancurkan” di Latihan Tempur

×

Taruna AAL Korps Marinir “Rebut” dan “Hancurkan” di Latihan Tempur

Sebarkan artikel ini
Taruna AAL Korps Marinir "Rebut" dan "Hancurkan" di Latihan Tempur

SINDORAYA.COM Malang, 17 November 2024 – Taruna Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) tingkat II Korps Marinir angkatan 72, yang tergabung dalam latihan praktek Prayudha, menjalani latihan Taktik Operasi Darat (Tikopsrat) di Puslatpur Marinir 4 Purboyo, Malang Selatan, Jawa Timur. Latihan ini bertujuan untuk mengasah dan meningkatkan naluri tempur para taruna, sekaligus melatih keterampilan jabatan perorangan tingkat regu hubungan peleton.

Dalam latihan Tikopsrat, taruna AAL tingkat II Korps Marinir dibekali dengan berbagai materi, mulai dari pemberian Perintah Operasi (PO), Gerak Maju Untuk Kontak (GMUK), serangan, pertahanan, patroli intai tempur, patroli penyelidik, patroli tempur raid, dan pemutusan pertempuran. Mereka dilatih untuk bergerak taktis, saling melindungi, merebut dan menghancurkan sasaran yang dikuasai musuh.

Baca Selengkapnya  Pertandingan Tenis Meja Piala Manukan Kulon Cup Meriahkan Peringatan HUT ke 79 RI.

Latihan ini juga melibatkan simulasi tembakan mortir 60 mm, yang digunakan sebagai bagian dari Senjata Bantuan Infanteri (Senbanif). Taruna AAL tingkat II Korps Marinir dilatih untuk memanfaatkan berbagai jenis senjata dan taktik dalam situasi pertempuran simulasi.

Pimpinan Latihan (Pimlat) Kolonel Marinir Danang Wahyu Isbiantoro, M. Tr. Han, M. M., didampingi Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) Mayor Marinir Fahris Nurhuda, menekankan pentingnya latihan yang serius dan semangat tinggi, serta mengingatkan taruna untuk selalu mengikuti instruksi pelatih. Ia juga menekankan pentingnya peran para Danton, Danru, dan kepala kelompok dalam memanuver anggota mereka dan memprioritaskan faktor keamanan.

Baca Selengkapnya  Polda Jatim Gelar Shalat Ghaib Untuk Korban Bencana di Aceh Sumatera

Kadepmar AAL, yang juga merupakan Pimlat, menegaskan bahwa Taruna AAL Korps Marinir dituntut untuk menguasai teknik dan taktik operasi darat (Tikopsrat) tingkat regu hubungan peleton. Mereka harus mampu menganalisa medan pertempuran dengan tajam guna memperoleh keunggulan dalam bertempur.

“Taktik Operasi Darat (Tikopsrat) merupakan kemampuan dasar yang wajib dimiliki setiap prajurit Marinir, khususnya prajurit infanteri. Lebih baik mandi keringat dalam medan latihan daripada mandi darah dalam medan pertempuran,” tegasnya.

Latihan ini merupakan bagian penting dalam proses pendidikan dan pelatihan para taruna AAL Korps Marinir untuk menjadi prajurit yang tangguh dan profesional.bib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!