Sindoraya.com, Ternate, – Sebuah skandal memalukan mencoreng wajah institusi Polri di Maluku Utara baru-baru ini. Pasalnya, dua oknum anggota Polres Ternate kedapatan berbuat asusila di dalam mobil yang terparkir di area Markas Komando (Mako).
Peristiwa ini bermula pada Selasa, 10 Februari 2026, tepat di lingkungan Mapolres Ternate. Menariknya, Wakapolres Ternate memimpin langsung aksi penggerebekan tersebut saat ia sedang memantau situasi keamanan sekitar.
Kronologi Penggerebekan di Area Parkir
Berdasarkan laporan internal pada Rabu (25/02/2026), Wakapolres awalnya hendak melaksanakan olahraga rutin di area Mako. Namun, ia melihat sebuah mobil yang mencurigakan saat melintas di belakang gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
Selain itu, mobil tersebut terus mondar-mandir di area parkir belakang tanpa alasan yang jelas. Oleh karena itu, Wakapolres segera memanggil anggota piket dan Kasi Propam untuk memeriksa kendaraan asing tersebut secara mendetail.
Identitas Oknum yang Terlibat
Setelah melakukan pemeriksaan, petugas menemukan dua oknum anggota Polri aktif di dalam mobil tersebut. Mereka adalah Brigpol AI dari unsur Paminal serta Brigpol RK yang bertugas di satuan Intelijen.
Selanjutnya, sumber internal menyebutkan bahwa keduanya melakukan tindakan tidak pantas yang melanggar kode etik profesi. “Keduanya melakukan tindakan yang tidak pantas dan bertentangan dengan kode etik profesi Polri,” tegas sumber tersebut kepada media.
Aksi Nekat Mencoba Kabur
Suasana sempat mencekam karena Brigpol AI mencoba melarikan diri dengan mengendarai mobil secara ugal-ugalan. Akibatnya, kendaraan tersebut hampir menabrak anggota Propam yang sedang mengepung lokasi penggerebekan di lapangan.
Meskipun demikian, personel yang sigap akhirnya berhasil menghentikan upaya pelarian tersebut dengan paksa. Tragisnya, fakta di lapangan menunjukkan bahwa kedua oknum ini ternyata sudah memiliki pasangan sah masing-masing.
Sanksi dan Status Keluarga
Informasi tambahan menyebutkan bahwa Brigpol RK sebenarnya baru saja melahirkan seorang anak. Di sisi lain, istri sah dari Brigpol AI kabarnya juga sedang mengandung buah hati mereka saat insiden ini terjadi.
Oleh sebab itu, pimpinan Polres Ternate mengambil langkah tegas dengan memutasikan kedua oknum tersebut sebagai bentuk sanksi organisasi. Kini, Brigpol AI harus bertugas di Polsek Pulau Moti, sementara Brigpol RK pindah ke Satuan Samapta Polres Ternate.
( Tim/red )












