Peristiwa

Polres Pasuruan Gandeng Aremania Jalur Bromo Cegah Konflik Jelang Arema vs Persebaya

×

Polres Pasuruan Gandeng Aremania Jalur Bromo Cegah Konflik Jelang Arema vs Persebaya

Sebarkan artikel ini

Sindoraya.com, Pasuruan, – Satuan Binmas Polres Pasuruan memperkuat sinergi dengan koordinator wilayah (korwil) Aremania Jalur Bromo guna mencegah potensi konflik jelang laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya (Bonek). Pertemuan berlangsung di Mapolsek Purwodadi, Senin (6/4/2026) sore.

Kasat Binmas Polres Pasuruan AKP Sunarti memimpin kegiatan bersama Kapolsek Purwodadi AKP Mochammad Yusuf. Selain itu, sejumlah korwil suporter hadir, antara lain Aremania Nongkojajar, Gerbo Fanatif, Zona Terong, serta Aremania Jalur Bromo. Pertemuan ini bertujuan memperkuat komunikasi jelang pertandingan besar di Jawa Timur.

Polres Pasuruan mengajak seluruh elemen suporter bersatu dalam satu wadah resmi. Dengan demikian, aparat keamanan dan suporter dapat berkoordinasi lebih cepat. Selain itu, komunikasi yang jelas mampu menekan potensi gangguan kamtibmas.

“Kami mengimbau seluruh korwil bergabung dalam satu wadah Aremania Jalur Bromo. Dengan begitu, komunikasi dengan pihak keamanan menjadi lebih efektif,” ujar AKP Sunarti.

Antisipasi Provokasi Media Sosial dan Potensi Gesekan

Baca Selengkapnya  Penampilan Baru Samsat Surabaya Selatan, Wajib Pajak Apresiasi Layanan Cepat Dengan Efisien

Selain itu, kepolisian mengingatkan suporter agar bijak menggunakan media sosial. Pasalnya, provokasi digital sering memicu kesalahpahaman. Bahkan, ajakan negatif di internet dapat memancing konflik di lapangan. Oleh karena itu, semua pihak perlu menahan diri.

“Media sosial kerap memunculkan ajakan yang berpotensi memicu konflik. Karena itu, kami mengajak semua pihak lebih bijak agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.

AKP Sunarti menilai hubungan Aremania dan Bonek di tingkat akar rumput tidak selalu bermasalah. Namun, oknum tertentu kerap memicu konflik dengan mengatasnamakan suporter. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh elemen menjaga solidaritas dan menolak provokasi.

“Pada dasarnya Aremania dan Bonek tidak selalu bermasalah. Namun, ada oknum yang justru memicu konflik dengan mengatasnamakan suporter,” jelasnya.

Imbauan Kamtibmas untuk Menjaga Situasi Tetap Kondusif

Baca Selengkapnya  Langkah Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Terhenti Usai Kalah 0-1 dari Irak

Polres Pasuruan juga menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada suporter. Pertama, suporter dilarang mengonsumsi minuman keras dan narkoba. Kedua, suporter tidak boleh bertindak main hakim sendiri. Selain itu, suporter harus menghindari gesekan dengan kelompok lain, termasuk komunitas pencak silat.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam menjaga keamanan wilayah. Ia berharap seluruh suporter ikut menjaga situasi tetap kondusif selama pertandingan berlangsung.

“Kami berharap seluruh suporter ikut menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Dengan kerja sama yang baik, pertandingan dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Melalui sinergi ini, Polres Pasuruan berupaya mencegah konflik sejak dini. Selain itu, kolaborasi antara kepolisian dan suporter diharapkan menjaga situasi tetap aman dan nyaman jelang laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

 

Samsul A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!