Sindoraya.com, Surabaya – Sebuah truk boks bermuatan makanan, minuman, dan kebutuhan bayi terguling di putar balik Jalan Ahmad Yani sisi selatan Bundaran Taman Pelangi, Surabaya, Selasa (2/6/2026). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.50 WIB.
Akibat kejadian tersebut, badan truk menutup satu lajur putar balik. Kondisi itu sempat memperlambat arus kendaraan yang melintas di sekitar lokasi.
Truk boks bernomor polisi L 8372 NE itu dikemudikan oleh Tedy (26), warga Jambangan, Surabaya. Saat itu, Tedy mengangkut sembako dari Waru, Sidoarjo, menuju kawasan Siwalankerto, Surabaya.
Sebelum kecelakaan terjadi, truk melaju dari arah selatan ke utara. Namun, saat memasuki jalur putar balik, kendaraan tiba-tiba kehilangan keseimbangan. Tak lama kemudian, truk terguling di tengah lintasan.
“Awalnya saya berangkat dari Waru untuk mengirim sembako ke Siwalankerto. Saat mau putar balik, ban belakang terasa seperti gembos sehingga kendaraan menjadi oleng. Saya sempat berusaha mengendalikan kemudi, tetapi truk kehilangan keseimbangan dan akhirnya terguling,” ujar Tedy di lokasi kejadian.
Selain itu, Tedy menjelaskan bahwa kondisi lalu lintas saat kejadian relatif lengang. Karena itu, kecelakaan tersebut tidak melibatkan kendaraan lain maupun menimbulkan korban tambahan.
Meski truk terguling, Tedy hanya mengalami cedera ringan pada lengan kiri yang diduga terkilir. Sementara itu, kernet yang berada di dalam kendaraan selamat tanpa mengalami luka.
Di sisi lain, kecelakaan tersebut juga merusak bagian atas boks truk. Muatan kendaraan itu meliputi minyak goreng, kecap, minuman energi, serta pampers. Barang-barang tersebut rencananya akan didistribusikan ke sejumlah wilayah di Surabaya.
“Kondisi jalan saat itu cukup sepi sehingga tidak ada kendaraan lain yang terlibat. Muatan truk berisi minyak goreng, kecap, minuman energi, dan pampers. Selain itu, saya juga baru hari pertama bekerja sebagai sopir di perusahaan ini,” jelas Tedy.
Selanjutnya, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Petugas kemudian mengamankan area dan mengatur arus lalu lintas.
Polisi juga berkoordinasi dengan BPBD Kota Surabaya untuk mempercepat proses evakuasi kendaraan. Selain itu, petugas memberikan pertolongan awal kepada korban di lokasi kejadian.
Hingga proses penanganan berlangsung, arus lalu lintas di sekitar Bundaran Taman Pelangi tetap bergerak meski sempat melambat. Sementara itu, petugas masih mengumpulkan data dan keterangan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Samsul A.












