Sindoraya.com, Surabaya – Yayasan Rumah Kita Surabaya (YRKS), lembaga rehabilitasi penyalahgunaan narkoba di Jalan Ngagel Madya, Surabaya, terus mengembangkan program pemulihan bagi para klien. YRKS tidak hanya menjalankan rehabilitasi di dalam fasilitas, tetapi juga mengajak klien mengikuti berbagai kegiatan positif di luar lingkungan rehabilitasi.
Selain memberikan terapi dan pendampingan, YRKS menghadirkan beragam aktivitas yang membantu klien memperkuat kondisi fisik, mental, dan sosial selama proses pemulihan.
Kepala YRKS, Fendik, mengatakan salah satu program yang rutin digelar ialah outing atau kegiatan di luar lingkungan rehabilitasi.
“Kami rutin menggelar kegiatan di luar rehabilitasi. Seperti saat ini, pada 5 hingga 7 Juni 2026, sebanyak 16 klien rawat inap mengikuti kegiatan outing selama dua malam. Kegiatan ini bertujuan memberi suasana baru agar klien tidak merasa jenuh atau bosan setelah cukup lama berada di lingkungan rehabilitasi,” katanya.
Menurut Fendik, kegiatan luar ruangan memegang peran penting dalam proses pemulihan. Melalui kegiatan tersebut, klien dapat menikmati suasana baru sekaligus memperoleh pengalaman positif di luar rutinitas rehabilitasi.
“Rehabilitasi tidak harus selalu berlangsung di dalam lingkungan rehabilitasi. Kami juga perlu mengajak mereka mengikuti kegiatan di luar. Selain menjadi sarana rekreasi, outing juga berfungsi sebagai media pembelajaran yang penting dalam proses pemulihan,” lanjutnya.
Selama kegiatan outing, klien mengikuti berbagai aktivitas sehat dan produktif. Mereka menikmati alam, berolahraga, berinteraksi dengan teman, serta mengikuti kegiatan yang memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Selain itu, klien juga belajar menemukan kebahagiaan melalui cara-cara yang sehat dan positif. Dengan pengalaman tersebut, mereka memahami bahwa kesenangan tidak harus berasal dari narkoba maupun minuman beralkohol.
“Klien belajar bahwa mereka tidak perlu menggunakan narkoba atau mabuk-mabukan untuk mencari kesenangan. Melalui pengalaman langsung di luar lingkungan rehabilitasi, mereka dapat melatih kemampuan bersosialisasi, meningkatkan rasa percaya diri, serta membangun pola pikir bahwa hidup sehat tanpa narkoba tetap mampu memberikan kebahagiaan dan kepuasan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Fendik menilai kegiatan outing menjadi langkah nyata untuk membantu klien beradaptasi dengan kehidupan sosial. Melalui aktivitas tersebut, klien dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi, memperkuat rasa percaya diri, serta membangun kebiasaan hidup yang lebih positif.
Karena itu, YRKS terus mendorong klien agar menjalani kehidupan yang sehat, mandiri, dan produktif setelah menyelesaikan program rehabilitasi.
“Kami ingin klien belajar menikmati hidup tanpa narkoba karena kebahagiaan sejati hadir melalui pengalaman positif dan pilihan hidup yang sehat,” pungkasnya.
( Tim/red )












