BERITA UTAMA

DPRD Tulungagung Gelar Paripurna Tiga Agenda Utama: Pertanggung jawaban APBD ,Bahas KUA hingga Pelantikan PAW

×

DPRD Tulungagung Gelar Paripurna Tiga Agenda Utama: Pertanggung jawaban APBD ,Bahas KUA hingga Pelantikan PAW

Sebarkan artikel ini

DPRD Tulungagung Gelar Paripurna Tiga
Agenda Utama: Pertanggung jawaban APBD ,Bahas KUA hingga Pelantikan PAW
​TULUNGAGUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung menggelar Rapat Paripurna dengan tiga agenda strategis di Ruang Graha Wicaksana, Kamis (23/7/2026).

​Ketiga agenda utama tersebut mencakup:
​Persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran (TA) 2025. Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) TA 2027.bPelantikan Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Tulungagung.

​Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, serta dihadiri oleh Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, unsur pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, para kepala OPD, hingga camat se-Kabupaten Tulungagung.

​Dorong Akuntabilitas Tata Kelola Keuangan Daerah Dalam sambutannya, Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin,

menegaskan bahwa pembahasan pertanggungjawaban APBD merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel kepada publik.
​Ia menggarisbawahi pentingnya menjadikan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2025 sebagai bahan evaluasi bersama.

​”Evaluasi yang diberikan harus menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kinerja, memperkuat akuntabilitas, dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah,” tegas Ahmad Baharudin.

​Berdasarkan laporan pertanggungjawaban APBD 2025, perincian realisasi anggaran tercatat sebagai berikut:
​Realisasi Pendapatan Daerah: Sekitar Rp3,04 triliun Realisasi Belanja Daerah: Sekitar Rp2,90 triliun Penerimaan Pembiayaan: Rp336,11 miliar Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA): Rp477,65 miliar Dana SILPA tersebut rencananya akan dimanfaatkan kembali untuk mendanai berbagai program prioritas pada APBD Perubahan TA 2026 sesuai skala kebutuhan pembangunan daerah. Proyeksi KUA-PPAS 2027 dan Arah Pembangunan

​Selain menuntaskan agenda anggaran tahun lalu, Rapat Paripurna ini menjadi pijakan awal penyusunan arah kebijakan fiskal mendatang melalui penyampaian rancangan KUA-PPAS TA 2027.

​Pada proyeksi Anggaran 2027, Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengusulkan:
​Target Pendapatan Daerah: Rp2,708 triliun
​Rencana Belanja Daerah: Rp2,995 triliun
​Defisit Anggaran: Rp286,86 miliar (akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan daerah)

​Arah pembangunan tahun 2027 mendatang mengusung tema “Tulungagung Berkarakter, Pembangunan SDM Berakhlak Mulia, Potensi Ekonomi Lokal Bernilai Tambah, serta Tata Kelola Bersih dan Akuntabel.” Fokus utamanya meliputi peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi lokal, optimalisasi pelayanan publik, pelestarian budaya, hingga percepatan reformasi birokrasi.

​Plt. Bupati berharap proses pembahasan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berjalan lancar agar penetapan APBD TA 2027 dapat diselesaikan tepat waktu.

​Pelantikan Anggota PAW DPRD Tulungagung Rangkaian Rapat Paripurna diakhiri dengan agenda pengucapan sumpah dan janji Wahyu Pratama Alamsyah dari Partai Demokrat. Ia resmi dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Tulungagung Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk melanjutkan sisa masa jabatan periode 2024–2029.

​Dengan selesainya agenda paripurna ini, hubungan kemitraan antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Tulungagung diharapkan semakin solid dalam mengawal pembangunan yang transparan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

RAGIL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!