Pendidikan

Daun Yang Merekah Produksi IKJ Raih Juara Umum, SMA Negeri 4 Denpasar Catat Prestasi di JMFF 2026

×

Daun Yang Merekah Produksi IKJ Raih Juara Umum, SMA Negeri 4 Denpasar Catat Prestasi di JMFF 2026

Sebarkan artikel ini

Sindoraya.com, Jakarta – Institut Kesenian Jakarta (IKJ) keluar sebagai juara umum Jakarta Millenial Film Festival (JMFF) 2026. Lewat film “Daun Yang Merekah”, IKJ memborong 2 piala Film Terbaik dan Sinematografi Terbaik.

Malam Anugerah bertema “MILLENIAL BELA NEGARA” digelar pada hari Rabu, 12 Agustus 2026 di Theater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Acara ini dihadiri lebih dari 1000 undangan dan menjadi bagian perayaan HUT Jakarta serta Dirgahayu RI.

JMFF 2026 digagas Jaya Center Foundation bersama KFT Indonesia, Pemprov Jakarta, Bank DKI, dan Kementerian Ekraf. Kompetisi diikuti ratusan sineas muda, pelajar, milenial, dan Gen-Z dari Jawa hingga Bali. Dari 125 film yang mendaftar, terpilih 40 film pilihan dan 20 nominasi.

Dalam ajang ini,
Kebanggaan juga datang dari provinsi Bali. Dimana SMA Negeri 4 Denpasar berhasil menempatkan karyanya hingga ke tahap 20 besar dari 125 film dan meraih 10 besar nominasi terbaik. Ini jadi bukti bahwa ekosistem sinema pelajar di daerah juga tumbuh dengan baik.

Prestasi ini tidak lepas dari dukungan penuh Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Denpasar, I Made Sudana, S.Pd., M.Pd. yang sejak awal mendorong siswanya untuk berani berkarya dan ikut dalam kompetisi tingkat nasional ini.

“Terima kasih kepada Bapak I Made Sudana, S.Pd., M.Pd. atas dukungan dan semangatnya. Begitu juga disampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Bali yang terus mendukung ruang kreatif bagi anak-anak kami,” ujar perwakilan tim dari SMA Negeri 4 Denpasar.

Daftar Pemenang Utama JMFF 2026: sebagai berikut,
Film Terbaik “Daun Yang Merekah” Produksi dari IKJ, Sinematografi Terbaik “Daun Yang Merekah” – Produksi IKJ, Sutradara Terbaik, “Echoes”, Skenario Terbaik “Di Balik Kotak Kenangan”, Pemeran Utama Terbaik, “Jenab” dan Film Favorit, diraih “Isyarat Hati”

Sebelum malam puncak, JMFF juga menggelar workshop film pendek di GOR Jakarta Timur sejak Juni 2026. Materinya meliputi dasar sinematografi, penulisan skenario, hingga manajemen produksi.

Ketua Panitia JMFF 2026, Budi Mulyawan, S.H, menegaskan peran festival sebagai penguat ekosistem perfilman nasional.

“JMFF hadir untuk menjaring potensi talenta muda dan memperkuat ekosistem perfilman nasional. Kami ingin melahirkan sineas muda yang berkarakter dan punya keberanian bercerita tentang Indonesia,” katanya.

“Negara harus hadir. Bukan hanya lewat regulasi, tapi juga lewat panggung apresiasi seperti JMFF ini,” tegasnya.

Dengan capaian IKJ dan SMA Negeri 4 Denpasar, JMFF 2026 diharapkan jadi batu loncatan bagi sineas muda dari sekolah hingga kampus untuk terus membawa cerita Indonesia ke panggung yang lebih besar.

 

Samsul A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!