Sindoraya.com, Surabaya – Persebaya Surabaya memastikan tiket ke partai final Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Arema FC dengan skor tipis 1-0 pada laga semifinal. Ribuan Bonek dan Bonita menyambut kemenangan tersebut saat mengikuti nonton bareng (nobar) di Lapangan A Mapolrestabes Surabaya, yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Selasa, (4/8/2026).
Sejak kick-off dimulai, ribuan suporter memadati lokasi nobar untuk memberikan dukungan kepada Bajul Ijo. Mereka mengikuti jalannya pertandingan dengan penuh antusias sambil tetap menjaga ketertiban hingga laga berakhir.
Derby Jawa Timur berlangsung ketat sejak menit awal. Namun, kebuntuan akhirnya pecah pada masa injury time babak pertama ketika Yuran Fernandes mencetak gol lewat tandukan pada menit ke-45+7 setelah menyambut umpan sepak pojok dari Francisco Rivera.
Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan. Skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang dan mengantarkan Persebaya melaju ke final Piala Presiden 2026.
Pada partai puncak nanti, Persebaya akan menghadapi Persib Bandung. Sebelumnya, Maung Bandung lebih dulu mengamankan tiket final setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-1 pada laga semifinal lainnya.
Peluit panjang yang menandai kemenangan Persebaya langsung disambut selebrasi para suporter di Lapangan A Mapolrestabes Surabaya. Di tengah euforia tersebut, Bonek dan Bonita tetap menjaga ketertiban hingga seluruh rangkaian nobar berakhir dengan aman dan kondusif.
Salah seorang Bonek yang hadir, Fahmi, mengaku menikmati jalannya pertandingan bersama ribuan suporter lainnya. Menurutnya, atmosfer nobar terasa begitu meriah hingga para suporter seolah berada langsung di stadion.
“Suasananya luar biasa. Kami semua larut memberikan dukungan kepada Persebaya. Begitu Yuran Fernandes mencetak gol, sorak Bonek dan Bonita langsung bergemuruh seperti di stadion. Terima kasih kepada Kapolrestabes Surabaya yang sudah memfasilitasi kegiatan nobar ini sehingga kami bisa mendukung Persebaya bersama-sama,” kata Fahmi.
Sementara itu, Polrestabes Surabaya memberikan apresiasi kepada Bonek dan Bonita yang menikmati Derby Jawa Timur dengan menjunjung tinggi sportivitas. Kepolisian menilai kedewasaan para suporter menjadi salah satu faktor yang membuat kegiatan nobar berlangsung aman dan kondusif.
Selain menjadi ajang menyaksikan pertandingan bersama, kegiatan nobar juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara kepolisian, masyarakat, dan komunitas suporter. Melalui kebersamaan tersebut, Polrestabes Surabaya berharap semangat sportivitas dan persaudaraan antarsuporter terus terjaga sehingga sepak bola tetap menjadi pemersatu, bukan pemicu perpecahan.
Samsul A.












