Sindoraya.com, Surabaya – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Upaya tersebut diwujudkan dengan mengunjungi UPT Pelatihan Kerja Surabaya, Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Jawa Timur, Kamis (5/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Jatim didampingi Wakapolda Jatim Kombes Pol Feri Handoko Soenarso dan sejumlah pejabat utama Polda Jatim. Mereka meninjau langsung pelatihan satuan pengamanan (Satpam) untuk melihat kesiapan peserta dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Program Poliran merupakan implementasi program prioritas Kapolri bertajuk Polisi Bersama Masyarakat. Melalui program ini, Polri berupaya berkontribusi dalam menekan angka pengangguran dengan mendorong peningkatan keterampilan dan kompetensi masyarakat.
“Kami ingin melihat secara langsung bagaimana proses pelatihan yang dilaksanakan di BLK ini. Sebagaimana program Kapolri melalui Polisi Peduli Pengangguran, kami berharap kegiatan pelatihan seperti ini dapat membantu mengurangi angka pengangguran di Jawa Timur,” ujar Irjen Pol Dekananto.
Saat ini, terdapat 16 BLK di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan tenaga kerja, Kapolda Jatim mendorong terjalinnya nota kesepahaman (MoU) antara Polda Jatim dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Jawa Timur.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi langkah konkret untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan sesuai pasar kerja sekaligus mendukung proses rekrutmen tenaga kerja berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan.
Kapolda Jatim juga berpesan kepada para peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Ia menekankan pentingnya kemampuan, kedisiplinan, dan kejujuran sebagai bekal untuk meningkatkan daya saing dan mempersiapkan masa depan.
“Adik-adik harus benar-benar memanfaatkan kesempatan ini untuk menuntut ilmu dan mengembangkan kemampuan. Di luar sana banyak orang yang siap menjadi kompetitor. Karena itu, persiapkan diri sebaik mungkin agar memiliki kemampuan dan daya saing,” pesan Irjen Pol Dekananto.
Kapolda Jatim turut mengapresiasi Disnaker Jatim dan para instruktur atas dedikasi mereka dalam penyelenggaraan pelatihan. Ia berharap program di BLK terus dikembangkan dan diperluas agar semakin banyak masyarakat mendapat kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan, serta memiliki masa depan yang lebih baik.
Samsul A.












