Sindoraya.com, Surabaya – Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi untuk mengantisipasi potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Kegiatan berlangsung di halaman Mapolres, Jalan Kalianget No. 1, Pabean Cantian, Surabaya, Rabu (4/11/2026), mulai pukul 08.00 WIB.
Apel dipimpin Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan AZ, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Kompol Anindita Harcahyaningdiyah. Sejumlah pejabat utama, kapolsek, dan perwakilan instansi terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Personel gabungan yang terlibat berasal dari Sat Samapta, Intelkam, Reskrim, dan Satnarkoba Polres Tanjung Perak, Kodim 0830/Surabaya, Satpol PP, BPBD, serta Pemadam Kebakaran Kota Surabaya.
Kapolres AKBP Irwan Kurniawan AZ mengatakan, wilayah hukum Polres Tanjung Perak berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi saat musim hujan, seperti banjir dan angin puting beliung. Bencana tersebut dapat mengancam keselamatan warga dan mengganggu aktivitas masyarakat.
“Apel ini untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta memperkuat koordinasi lintas instansi,” ujarnya.
Menurut Irwan, pemetaan wilayah rawan dan deteksi dini menjadi langkah penting agar penanganan darurat dapat dilakukan secara cepat dan terukur. Ia juga meminta seluruh kendaraan operasional serta peralatan evakuasi, komunikasi, medis, dan logistik dipastikan dalam kondisi siap digunakan.
Dalam penanganan bencana, ia menegaskan bahwa evakuasi harus berlangsung cepat, terencana, dan humanis. Kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas, harus menjadi prioritas dalam proses penyelamatan.
Kapolres juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar warga memahami potensi bencana dan mampu melakukan langkah penyelamatan mandiri saat menghadapi situasi darurat.
Melalui apel kesiapsiagaan tersebut, Polres Tanjung Perak bersama TNI, Pemerintah Kota Surabaya, BPBD, dan relawan berkomitmen memperkuat sinergi untuk mengantisipasi dan meminimalkan risiko bencana di wilayah Surabaya.
Samsul A.












