BERITA UTAMAOlahraga

Persebaya Surabaya Rombak Skuad Jelang Putaran Kedua BRI Super League 2025/2026

×

Persebaya Surabaya Rombak Skuad Jelang Putaran Kedua BRI Super League 2025/2026

Sebarkan artikel ini

Sindoraya.com, Surabaya, – Persebaya Surabaya mengirim sinyal bahaya menjelang putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Bajul Ijo itu melakukan perombakan besar demi meningkatkan daya saing.

Pertama, perubahan terlihat di sektor pemain. Manajemen Persebaya mendatangkan empat pemain asing baru, yakni Bruno Paraíba, Jefferson Silva, Gustavo Fernandes, dan Pedro Matos. Keempatnya diproyeksikan langsung menjadi tulang punggung tim.

Sebaliknya, manajemen juga melepas enam pemain sesuai kebutuhan tim dan regulasi liga. Mereka adalah Diego Mauricio, Dejan Tumbas, Dime Dimov, Rizky Dwi Pangestu, Kadek Raditya, dan Rendy Oscario.

Baca Selengkapnya  Pembinaan Pramuka oleh Babinsa Berhasil Tingkatkan Rasa Cinta Tanah Air Siswa

Selanjutnya, Persebaya memasuki putaran kedua dengan wajah baru. Perpaduan pemain anyar dan skuad lama menghadirkan optimisme. Setiap rekrutan disiapkan sebagai penguat utama, bukan sekadar pelapis.

Perubahan semakin kuat dengan kehadiran Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala. Ia membawa filosofi baru tanpa menghilangkan karakter khas Persebaya yang agresif, berani, dan pantang menyerah.

“Kami tidak hanya mengganti pemain. Kami juga membangun ulang mental dan cara bermain tim. Persebaya harus agresif dan disiplin,” ujar Bernardo Tavares. Sabtu, (24/01/2026).

Selain itu, keseriusan Persebaya tercermin dari belanja transfer senilai Rp 13,91 miliar. Investasi ini menegaskan ambisi klub untuk bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya  Ditlantas Polda Jatim Raih Sejumlah Prestasi di Rakernis Gakkum 2025, Sat PJR dan Polresta Banyuwangi Masuk Daftar Terbaik

Meski begitu, target tim tetap realistis. Fokus utama adalah tampil lebih baik di setiap pertandingan. Namun, ketika peluang menang muncul, Persebaya siap mengambilnya.

Kini, tantangan terbesar ada pada chemistry tim. Proses membutuhkan waktu. Namun, dengan kerja keras dan konsistensi, harapan tetap terbuka.

Pada akhirnya, semua akan terjawab di lapangan. Publik menanti, apakah Persebaya mampu mewujudkan mimpi juara yang lama dirindukan Bonek Bonita.

 

Samsul A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!