Hukum & Kriminal

Keluarga Bantah Isu Tangkap Lepas, Dua Pengguna Narkoba di Pasuruan Jalani Rehabilitasi

×

Keluarga Bantah Isu Tangkap Lepas, Dua Pengguna Narkoba di Pasuruan Jalani Rehabilitasi

Sebarkan artikel ini

Sindoraya.com, Pasuruan, – Keluarga dua terduga penyalahguna narkoba, Riski dan Sayidi, memberikan klarifikasi terkait isu tangkap lepas di Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota. Melalui perwakilan berinisial S, keluarga menegaskan bahwa keduanya hanya berstatus sebagai pengguna, sehingga keluarga segera mengajukan permohonan rehabilitasi sesuai prosedur yang berlaku, Jumat (06/03/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Riski dan Sayidi tidak terlibat jaringan peredaran narkotika. Oleh sebab itu, keluarga memilih langkah rehabilitasi agar keduanya memperoleh perawatan medis sekaligus pendampingan pemulihan secara optimal. Selain itu, keluarga juga berharap proses tersebut membantu keduanya kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Alhamdulillah pengajuan rehabilitasi yang kami ajukan dapat disetujui. Sehingga Riski dan Sayidi bisa dilakukan rehabilitasi,” terang S.

Di sisi lain, S juga menegaskan bahwa kabar mengenai pemberian uang hingga puluhan juta rupiah tidak benar. Sebaliknya, keluarga hanya menanggung biaya yang berkaitan dengan program rehabilitasi, seperti kebutuhan makan, pengobatan, serta kegiatan pemulihan lainnya.

Baca Selengkapnya  Soroti Dugaan Pembobolan 17 Miliar Uang Nasabah Bank Kalbar

“Kami dijelaskan terkait program-program rehabilitasi. Jadi, untuk makan, pengobatan dan program lainnya, kami setuju untuk pembiayaannya. Tidak ada kami memberikan apapun kepada pihak polisi. Sudah disetujui untuk rehabilitasi saja sudah Alhamdulillah,” lanjutnya.

Lebih lanjut, keluarga menilai rehabilitasi menjadi langkah penting untuk membantu Riski dan Sayidi lepas dari ketergantungan narkoba. Dengan demikian, keluarga berharap keduanya dapat memperbaiki masa depan sekaligus menghindari kesalahan yang sama.

Baca Selengkapnya  Polisi Menyapa : Operasi Patuh Semeru 2025, Polres Jember Sebar Brosur Edukasi Tertib Lalin Bagi Pengguna Jalan

“Yang penting bagi kami sebagai keluarga, Riski dan Sayidi dapat sembuh dan tidak lagi menggunakan narkoba. Kami dari pihak keluarga tentunya memikirkan masa depan mereka,” ungkapnya.

Selain memberikan klarifikasi, S juga mengingatkan rekan media agar lebih selektif dalam menerima informasi. Oleh karena itu, ia mengajak insan pers melakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum menyebarkan kabar yang belum tentu benar.

“Saya yakin rekan-rekan media adalah orang-orang yang profesional. Yang pasti tidak mudah terprovokasi oleh kabar-kabar yang belum tentu benar,” pungkasnya. 

 

( Tim/red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!