Kriminal

Menantu Diduga Bacok Mertua di Mojokerto, Satu Tewas dan Anak Luka Berat

×

Menantu Diduga Bacok Mertua di Mojokerto, Satu Tewas dan Anak Luka Berat

Sebarkan artikel ini

Sindoraya.com, Mojokerto, – Warga Dusun Tempuran, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, digemparkan oleh tragedi berdarah pada Rabu pagi (6/5/2026). Akibat kejadian itu, seorang ibu paruh baya meninggal dunia, sementara putrinya mengalami luka serius.

Awalnya, warga sekitar mendengar keributan dari dalam rumah korban. Setelah itu, warga segera melapor kepada pihak kepolisian sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat tiba di lokasi, petugas langsung menemukan dua korban perempuan dalam kondisi mengenaskan. Seorang ibu paruh baya tewas dengan luka parah pada leher, sedangkan putrinya mengalami luka berat pada wajah dan leher.

Selanjutnya, tim medis membawa korban selamat ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif. Selain itu, polisi menduga serangan senjata tajam menyebabkan luka pada kedua korban.

Baca Selengkapnya  Polres Sumenep Catat Penurunan Kecelakaan Signifikan Dalam Operasi Patuh Semeru 2025

Kemudian, penyidik mengarah pada dugaan keterlibatan menantu korban yang juga suami korban selamat. Polisi menduga pelaku menyerang kedua korban menggunakan senjata tajam sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Aldhino Prima Wirdhan, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara sekaligus meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Ketika kami tiba di lokasi, kami menemukan dua korban perempuan dalam kondisi luka berat. Salah satu korban meninggal dunia di tempat, sementara satu korban lainnya langsung kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.

Setelah kejadian berlangsung, terduga pelaku kabur dari lokasi. Hingga kini, aparat kepolisian masih terus melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku.

Baca Selengkapnya  Polres Pasuruan Gelar Silaturahmi Dengan Serikat Pekerja Jelang May Day

Peristiwa itu membuat warga sekitar merasa syok dan takut. Bahkan, banyak warga tidak menyangka konflik keluarga dapat berujung pada aksi kekerasan mematikan.

Sementara itu, polisi mengimbau masyarakat segera melapor apabila mengetahui keberadaan pelaku. Dengan begitu, aparat dapat mempercepat proses penangkapan serta penegakan hukum.

 

Samsul A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!