Nasional

FAS Dukung Tuntutan Aksi Mahasiswa, Soroti Kenaikan Harga dan Serukan Reformasi Institusi

×

FAS Dukung Tuntutan Aksi Mahasiswa, Soroti Kenaikan Harga dan Serukan Reformasi Institusi

Sebarkan artikel ini

Sindoraya.com, Surabaya – FAS dukung tuntutan aksi mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia. Front Arek Suroboyo (FAS) menyampaikan pernyataan sikap pada Minggu (28/6/2026). Melalui pernyataan itu, FAS mengajak pemerintah kembali menjalankan semangat Reformasi 1998.

Dalam pernyataannya, FAS menyampaikan sejumlah tuntutan. Organisasi itu meminta pemerintah menerapkan hukuman mati bagi koruptor. FAS juga meminta negara merampas aset hasil tindak pidana korupsi serta mengembalikan arah pemerintahan sesuai cita-cita Reformasi 1998.

Selain itu, FAS menyoroti kondisi ekonomi masyarakat. Menurut mereka, kenaikan harga kebutuhan pokok terus menekan daya beli. Kondisi tersebut juga memperberat kehidupan masyarakat.

Di sisi lain, FAS mengangkat persoalan lingkungan. Mereka menilai penggundulan hutan dan eksploitasi sumber daya alam memicu berbagai bencana alam. Menurut FAS, praktik tersebut mengabaikan kelestarian ekosistem.

FAS menilai kondisi itu meningkatkan angka kemiskinan. Selain itu, masyarakat juga menghadapi kehidupan yang semakin sulit. Karena itu, FAS dukung tuntutan aksi mahasiswa sekaligus mendorong reformasi di berbagai institusi negara agar pemerintahan berjalan sesuai amanat konstitusi.

Selanjutnya, FAS menyerukan reformasi di sejumlah lembaga negara. Organisasi tersebut menyoroti Kepolisian, TNI, Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, serta lembaga peradilan.

Menurut FAS, reformasi institusi harus berjalan seiring dengan pembenahan birokrasi. Langkah itu bertujuan meningkatkan pelayanan publik. Selain itu, reformasi juga diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat serta menghadirkan keadilan dan kesejahteraan.

Pada bagian akhir pernyataan sikap, FAS dukung tuntutan aksi mahasiswa sekaligus mendesak pemerintah segera menurunkan harga kebutuhan pokok. Menurut mereka, langkah tersebut menjadi kebutuhan mendesak di tengah kondisi ekonomi masyarakat saat ini.

Koordinator Lapangan Front Arek Suroboyo (FAS), Hasanudin atau Udin Sakera, menandatangani pernyataan sikap itu di Surabaya pada 28 Juni 2026.

 

( Tim/red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!