Sindoraya.com, Bangkalan – Atmosfer penuh energi dan antusiasme tinggi menyelimuti UPTD SMP Negeri 2 Kamal pada hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah, Rabu, 15 Juli 2026. Fokus agenda hari ini adalah mengenalkan wadah kreativitas murid melalui sosialisasi dan demonstrasi yang atraktif dari seluruh ekstrakurikuler (ekskul) sekolah.
Kemeriahan diawali di ruang aula, tempat para pembina ekskul memaparkan program unggulan mereka. Mulai dari olahraga seperti futsal, voli, silat dan basket, bidang keagamaan ada hadrah, bidang seni ada tari, keterampilan bahasa dan literasi melalui English Conversation Club (ECC) juga Jurnallistik, hingga kedisiplinan ada Paskibra LKBB juga Pramuka.
Menariknya, sekolah melempar wacana segar untuk membuka ekskul E-Sport demi mewadahi bakat digital murid secara terarah. Suasana makin riuh saat ekskul LKBB dan Jurnalistik menggelar kuis berhadiah, menantang peserta MPLS maju ke depan untuk menjawab soal hingga mensimulasikan diri menjadi seorang pembaca berita.
Selepas pemaparan di aula, seluruh peserta bergeser ke lapangan futsal untuk menyaksikan langsung aksi nyata para kakak kelas. Lapangan riuh semangat oleh tepuk tangan saat ekskul ECC menampilkan story telling yang interaktif, disusul keanggunan gerakan tari kreasi tradisional modern, dan ditutup oleh ketegasan atraksi ekskul LKBB yang selalu sukses memukau penonton.
Demonstrasi langsung ini berhasil memikat hati para murid baru. Mahira Radela Talita dari Gugus Pangeran Diponegoro tanpa ragu menyatakan ketertarikannya untuk bergabung dengan English Conversation Club. Sementara itu, Raiyhan Ababil mantap memilih ekskul futsal sebagai pelabuhan bakat olahraganya.
Plt. Kepala UPTD SMPN 2 Kamal, R. Sulfa Diana, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pengenalan ekskul secara interaktif ini adalah menu wajib tahunan yang dikemas dalam konsep MPLS Ramah.
“Harapan kami selaras dengan tema MPLS Ramah tahun ini. Murid baru tidak sekadar tahu jenis ekskulnya, tapi ke depan saat mereka memilih, mereka bisa benar-benar mengoptimalkan potensi diri. Lebih dari itu, kita ingin mereka ‘Teruji dalam prestasi, terpuji dalam pekerti berlandaskan iman dan taqwa,’ sesuai visi besar sekolah,” tegas Ibu Sulfa Diana.
Setelah jeda istirahat, kegiatan tidak langsung melonggar. Para peserta diajak memasuki sesi Ramah Literasi dan Numerasi. Di sesi ini, mereka dihadapkan pada dua contoh studi kasus kontekstual yang berkaitan dengan pemahaman bacaan mendalam serta pemecahan masalah numerik.
Sesi ini sengaja dirancang untuk mengukur sejauh mana pola pikir kritis (critical thinking) dan kemampuan penyelesaian masalah (problem solving) yang bisa dihadirkan oleh para murid baru sejak dini.
Aktivitas hari ketiga ditutup melalui ibadah shalat Dhuhur berjamaah di musholla sekolah, dilanjutkan dengan sesi Fresh ‘n Fun bersama panitia OSIS. Rangkaian agenda hari ketiga ini menjadi bukti nyata komitmen UPTD SMP Negeri 2 Kamal dalam membentuk ekosistem pendidikan yang seimbang membentuk karakter positif murid, melejitkan potensi non-akademik, sekaligus menata fondasi berpikir kritis demi menghadapi tantangan masa depan.
( MzL )












