Sindoraya.com, Sampang – Semburan gas yang muncul dari lubang pengeboran sumur di Dusun Solong Timur, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, terbakar dan memunculkan kobaran api setinggi sekitar satu meter pada Senin (6/7/2026). Peristiwa di sumur milik Isnanwar (40) itu sontak mengundang perhatian warga sekitar.
Pengeboran sumur tersebut dimulai sejak Rabu (1/7/2026). Hingga Senin pagi, kedalaman sumur mencapai sekitar 42 meter. Sumur itu juga masih mengeluarkan air seperti biasa saat petugas melakukan uji coba.
Namun, sekitar pukul 13.00 WIB, gas tiba-tiba menyembur dari dalam lubang sumur. Selanjutnya, gas itu terbakar dan memunculkan kobaran api setinggi sekitar satu meter. Warga pun segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat.
Setelah menerima laporan, Kapolsek Omben AKP Sujinarto bersama personel Koramil 0828/03 Omben langsung mendatangi lokasi. Aparat kemudian memasang garis pembatas di sekitar titik pengeboran. Langkah itu bertujuan mengamankan area sekaligus mencegah warga mendekat.
“Kami langsung melakukan pengecekan, memasang garis pembatas di sekitar lokasi, serta mengimbau masyarakat agar tidak mendekati titik pengeboran demi keselamatan bersama. Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyelidiki sumber gas yang muncul dari dalam tanah,” ujar AKP Sujinarto.
Selain itu, aparat gabungan terus memantau kondisi di sekitar lokasi guna mengantisipasi potensi bahaya akibat semburan gas. Danramil 0828/03 Omben Lettu Inf Murakib mengatakan personel TNI bersama Polri tetap bersiaga. Ia juga mengimbau masyarakat menghindari aktivitas yang berisiko memicu kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menyalakan api atau melakukan aktivitas di sekitar sumur hingga ada hasil pemeriksaan resmi dari instansi berwenang. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Sementara itu, hasil pemantauan menunjukkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Warga memadamkan kobaran api dengan menutup lubang sumur menggunakan kain. Namun, kandungan gas di dalam sumur diduga masih berpotensi menyala kembali apabila tersulut api.
Hingga Senin malam, aparat gabungan masih menjaga lokasi untuk mengantisipasi potensi bahaya. Sementara itu, instansi terkait masih menyelidiki penyebab pasti munculnya gas dari dalam tanah.
Samsul A.












