Olahraga

Persebaya vs Port FC: Bajul Ijo Menang 2-1 dan Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2026

×

Persebaya vs Port FC: Bajul Ijo Menang 2-1 dan Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2026

Sebarkan artikel ini
Penyerang Persebaya Alex Martins mencetak gol ke gawang Port FC pada laga Persebaya vs Port FC di Grup B Piala Presiden 2026.
Foto : Penyerang Persebaya Alex Martins mencetak gol kemenangan ke gawang Port FC yang memastikan Bajul Ijo menang 2-1 dan lolos ke semifinal Piala Presiden 2026. (sindoraya.com)

Sindoraya.com, Surabaya – Persebaya Surabaya memastikan langkah ke semifinal Piala Presiden 2026 sebagai juara Grup B setelah menaklukkan Port FC 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu malam. Bajul Ijo bangkit dari ketertinggalan berkat gol Miguel Pereira dan Alex Martins, setelah Port FC lebih dulu unggul melalui Issam Abdallah Saif Al Sabhi.

Port FC langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Bordin Phala dan Matheus Almeida bergantian mengancam pada menit ketiga. Namun, kiper Reza Arya tampil sigap menggagalkan kedua peluang tersebut.

Persebaya merespons melalui tendangan Miguel Pereira pada menit ke-11 yang masih mampu diamankan Michael Falkesgaard. Meski begitu, Port FC lebih dulu memecah kebuntuan pada menit ke-30 ketika Issam Abdallah Saif Al Sabhi memanfaatkan bola muntah hasil sundulan Bordin Phala untuk membawa tim tamu unggul 1-0.

Tertinggal satu gol, Persebaya meningkatkan tekanan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-40 setelah Miguel Pereira merebut bola di dalam kotak penalti sebelum melepaskan sontekan yang mengubah skor menjadi 1-1.

Tiga menit berselang, Ricky Pratama nyaris membawa Bajul Ijo berbalik unggul. Namun, sepakannya masih membentur mistar sehingga babak pertama berakhir dengan skor imbang 1-1.

Memasuki babak kedua, Persebaya kembali mengambil kendali permainan. Alex Martins membawa Bajul Ijo berbalik unggul 2-1 pada menit ke-47 setelah memanfaatkan umpan matang Francisco Rivera.

Port FC kemudian berusaha mengejar ketertinggalan melalui peluang Peeradol Chamrasamee pada menit ke-60, tetapi sepakannya masih melenceng dari sasaran. Semenit berselang, wasit mengganjar Bruno Moreira dengan kartu merah langsung setelah mantan pemain Persebaya tersebut melanggar Yusuf Meilana sehingga tim asal Thailand itu harus bermain dengan 10 pemain.

Meski kalah jumlah pemain, Port FC tetap memberikan perlawanan sengit hingga akhir pertandingan. Peluang emas Peeradol pada menit ke-84 berhasil digagalkan Ernando Ari Sutaryadi sebelum Walber Mota menyapu bola dari area berbahaya.

Persebaya mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan 2-1 itu mengantarkan Bajul Ijo finis sebagai juara Grup B dan melaju ke semifinal untuk menghadapi Arema FC. Sementara itu, Persib Bandung akan berhadapan dengan Persija Jakarta pada semifinal lainnya.

Usai pertandingan, pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan bahwa timnya tidak ingin terlena oleh hasil tersebut. Menurutnya, fokus utama tetap membangun kekompakan dan meningkatkan kualitas permainan karena Piala Presiden merupakan ajang pramusim.

“Kami tidak ingin terlalu larut memikirkan hasil ini. Yang terpenting adalah proses membangun tim karena ini masih pramusim,” ujar Tavares dalam jumpa pers seusai pertandingan.

Tavares menilai kemenangan atas Port FC menjadi indikator positif perkembangan tim. Ia melihat para pemain mulai memahami filosofi permainan yang diterapkannya sehingga chemistry antarpemain terus berkembang.

“Chemistry para pemain mulai terbentuk. Harapannya, performa tim terus meningkat hingga kompetisi resmi dimulai,” jelas pelatih asal Portugal tersebut.

Di akhir pernyataannya, Tavares juga mengapresiasi dukungan Bonek dan Bonita yang memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo. Menurutnya, atmosfer yang diciptakan suporter memberikan energi tambahan saat Persebaya menghadapi salah satu tim terbaik di Thailand sekaligus juara bertahan Piala Presiden.

“Penting saya sampaikan bahwa Bonek dan Bonita sangat membantu. Kami menghadapi salah satu tim terbaik di Thailand sekaligus juara bertahan Piala Presiden. Terima kasih, Bonek dan Bonita,” tutup Tavares. 

 

Samsul A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!