BERITA UTAMANEWSPemerintahan

PT Suparma Tebar Kepedulian di Warugunung, Eri Cahyadi Ajak Perusahaan Lain Ikut Bergerak

×

PT Suparma Tebar Kepedulian di Warugunung, Eri Cahyadi Ajak Perusahaan Lain Ikut Bergerak

Sebarkan artikel ini

SURABAYA SINDORAYA.COM Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara dan berbagai perlombaan. Di Surabaya, momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia juga diwarnai aksi kepedulian sosial bagi masyarakat.

PT Suparma Tbk menggelar doa bersama sekaligus menyalurkan santunan dan paket sembako kepada 81 anak yatim piatu di wilayah Kelurahan Warugunung, Kecamatan Karangpilang, Surabaya.

Kegiatan yang berlangsung di halaman parkir PT Suparma Tbk, Jalan Raya Mastrip Warugunung, Minggu (30/8/2026), tersebut mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Menurut Eri, kepedulian terhadap masyarakat sekitar harus menjadi bagian dari budaya bersama. Ia menilai langkah PT Suparma Tbk menunjukkan bahwa perusahaan dapat tumbuh seiring dengan meningkatnya kesejahteraan lingkungan di sekitarnya.

“Syukur Alhamdulillah, saya sangat senang bisa hadir di acara yang luar biasa ini. Karena kegiatan seperti inilah yang sebenarnya menjadi salah satu kekuatan terbesar bangsa kita,” kata Eri.

Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan manajemen PT Suparma Tbk. BPJS Ketenagakerjaan dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) juga turut ambil bagian dalam program yang menyasar berbagai kelompok masyarakat.

Selain anak yatim piatu, bantuan dan perlindungan sosial juga diberikan kepada pekerja rentan, keluarga pekerja, hingga perangkat RT/RW.

Dalam kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada 500 pekerja rentan di Kota Surabaya.

Sejumlah penerima manfaat juga menerima santunan dari program jaminan sosial ketenagakerjaan. Laode Awaludin, karyawan PT Suparma Tbk, memperoleh manfaat sebesar Rp242.419.310 yang meliputi Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, serta beasiswa bagi maksimal dua anak.

Sementara Ari Sugiarto menerima santunan sebesar Rp145.587.760 dengan manfaat yang mencakup perlindungan jaminan sosial dan pendidikan anak.

Santunan Jaminan Kematian senilai Rp42 juta juga diserahkan kepada Budi Susetiyo, perangkat RT/RW LPMK Kecamatan Karangpilang. Nilai santunan yang sama diberikan kepada Slamet Suhadi dari perangkat RT/RW LPMK Kecamatan Lakarsantri.

Eri mengatakan, kolaborasi yang terbangun antara perusahaan, pemerintah, pekerja, dan masyarakat merupakan gambaran nyata nilai gotong royong.

Semangat tersebut, kata dia, juga menjadi bagian penting dari Program Kampung Pancasila yang terus dikembangkan Pemerintah Kota Surabaya.

“Kampung Pancasila bukan sekadar nama atau simbol, tetapi gerakan untuk membangun lingkungan yang rukun dan saling peduli. Yang kuat membantu yang lemah, yang kaya membantu yang kekurangan,” tegasnya.

Ia berharap kepedulian sosial seperti yang dilakukan PT Suparma Tbk tidak berhenti di satu wilayah saja. Dunia usaha di Surabaya diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam membantu masyarakat dan memperkuat kebersamaan.

Bagi Eri, ketika perusahaan dan masyarakat berjalan bersama, manfaat pembangunan akan semakin dirasakan secara luas.

“Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain dan wilayah-wilayah lain, sehingga semangat kepedulian ini terus tersebar di seluruh Kota Surabaya,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!