Sindoraya.com, Surabaya – Polsek Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, mengecek ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU wilayah hukumnya pada Minggu (18/10/2026) malam. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan BBM dan memastikan distribusi kepada masyarakat tetap berjalan lancar.
Pengecekan berlangsung pukul 20.30 WIB di SPBU 54.601.116, Jalan HM. Noer Nomor 204, Kedung Cowek, Surabaya. Kegiatan tersebut dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Kenjeran Ipda Mochamad Suud, S.E., yang juga menjabat Kanit Reskrim, bersama personel gabungan piket fungsi.
Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto, S.E., M.H., mengatakan pengecekan tersebut merupakan tindak lanjut atas atensi pimpinan untuk mengantisipasi kelangkaan BBM di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
“Hasil pengecekan di SPBU Kedung Cowek, stok BBM secara umum masih aman dan tidak ada antrian kendaraan,” ujar Kompol Yuyus.
Meski kondisi SPBU terpantau tertib, petugas menemukan stok Pertalite kosong dan masih menunggu pengiriman dari Pertamina. Sementara itu, stok Pertamax tercatat sebanyak 8.331 kiloliter dengan harga Rp15.950 per liter. Adapun Dex tersedia sebanyak 1.791 kiloliter dengan harga Rp25.200 per liter.
Pemilik SPBU, Rudolfo, menjelaskan keterlambatan pasokan Pertalite disebabkan jadwal pengiriman. Ia memastikan pasokan tersebut akan segera tiba.
Dalam pemeriksaan itu, petugas juga memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun pengoplosan BBM. Selain itu, tidak ditemukan antrean panjang yang meresahkan warga. Situasi di sekitar SPBU pun terpantau aman dan terkendali.
Polsek Kenjeran menegaskan akan terus memantau SPBU di wilayah Kenjeran secara rutin untuk menjaga kelancaran distribusi BBM dan memastikan masyarakat tidak resah.
“Komitmen kami JOGO PERAK, memastikan pelayanan distribusi BBM berjalan lancar dan masyarakat tidak resah,” tutup Kompol Yuyus.
Samsul A.












