BERITA UTAMA

Demo Akbar Ojol Surabaya Besok, Ribuan Driver dari Jember hingga Malang Siap Turun Aksi

×

Demo Akbar Ojol Surabaya Besok, Ribuan Driver dari Jember hingga Malang Siap Turun Aksi

Sebarkan artikel ini
Ribuan driver ojol mengikuti demo akbar di Surabaya sambil membawa bendera dan kendaraan untuk menuntut regulasi transportasi online.
Foto : Ribuan pengemudi ojek online dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar demo akbar di Surabaya. (sindoraya.com)

Sindoraya.com, Surabaya, – Humas Aliansi Geranat’s (Gerakan Rakyat Transportasi Online) Jawa Timur, Junaidi Abdilah, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas. Khususnya, ia meminta maaf kepada warga Surabaya dan para pengguna jalan yang akan melintasi titik aksi demonstrasi ojek online (ojol) pada Rabu, 20 Mei 2026.

​Selanjutnya, Junaidi memprediksi sekitar 1.500 pengemudi ojol dari berbagai daerah di Jawa Timur akan memadati Kota Surabaya. Massa dari Jember, Situbondo, Gresik, hingga Malang bakal menyuarakan aspirasi mereka secara langsung dalam aksi tersebut.

“Kami meminta maaf kepada masyarakat Surabaya apabila aksi ini nantinya menimbulkan kemacetan atau ketidaknyamanan bagi pengguna jalan. Aksi ini merupakan bentuk perjuangan para driver online demi mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang lebih baik,” ujar Junaidi Abdilah.

Rute Alternatif dan Pengamanan Demo Ojol Surabaya

​Selain itu, Junaidi juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian. Sebab, aparat kepolisian siap menjaga jalannya aksi agar tetap berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Baca Selengkapnya  Polda Jatim Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-79

​Oleh karena itu, Junaidi mengimbau masyarakat untuk memilih jalur alternatif lain. Langkah ini sangat penting guna menghindari kepadatan lalu lintas karena jumlah massa kini melebihi perkiraan awal.

​Sementara itu, ribuan driver ojol Aliansi Geranat’s Jawa Timur membawa sejumlah tuntutan nasional kepada pemerintah pusat. Mereka mendesak pemerintah agar segera menerbitkan Undang-Undang Transportasi Online Indonesia sebagai payung hukum resmi.

Tuntutan Regulasi Transportasi Online

​Dalam hal ini, Pj Achmad Tito dan Puji Waluyo memimpin langsung perwakilan massa Geranat’s Jawa Timur. Menurut mereka, pengemudi online hingga kini belum memiliki kepastian regulasi yang jelas terkait tarif, perlindungan kerja, maupun hubungan kemitraan.

​Secara rinci, mereka mengusung empat poin tuntutan nasional yang meliputi kenaikan tarif penumpang roda dua (R2). Bukan hanya itu, massa juga menuntut regulasi pengantaran barang/makanan, tarif bersih roda empat (R4), serta pengesahan undang-undang.

Baca Selengkapnya  Polresta dan Polsek Pontianak Barat Amankan Remaja Diduga Akan Tawuran di Wilkum Pontianak Barat

Tuntutan Lokal dan Perlindungan Hukum

​Di samping itu, Geranat’s Jatim juga membawa sejumlah tuntutan lokal kepada pihak terkait. Misalnya, mereka menolak eksploitasi driver di zona merah, meminta evaluasi program aplikator, pelibatan regulasi, hingga pembebasan biaya parkir.

“Aksi ini bukan sekadar persoalan tarif, tetapi menyangkut kepastian hukum dan perlindungan terhadap ribuan driver online yang selama ini menjadi bagian penting penggerak ekonomi masyarakat,” tegas Pj Achmad Tito.

​Pada akhirnya, Geranat’s Jawa Timur menegaskan komitmen mereka untuk terus mengawal perjuangan ini. Dengan demikian, aksi pengawalan akan terus berjalan sampai pemerintah menghadirkan regulasi yang berpihak pada pengemudi.

 

Samsul A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!