Sindoraya.com, Badung – Bali Friendship Hockey Festival (BFHF) 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama dua hari, 12-13 September 2026, di Lapangan Banteng, Kabupaten Badung, Bali. Turnamen yang mengusung konsep sport tourism itu diikuti atlet dari berbagai daerah, tingkat nasional, hingga mancanegara.
Wakil Ketua Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Bali, FH Jro Komang Widiarta, S.T., mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan BFHF 2026. Ia menyebut turnamen berjalan dengan baik, sukses, dan aman.
“Kegiatan ini berjalan dengan baik, sukses, dan aman. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan dukungan kepada kami selaku panitia,” ujarnya saat penutupan.
FHI Bali menargetkan BFHF masuk dalam kalender tahunan. Pada 2027, panitia akan fokus meningkatkan jumlah peserta, khususnya dengan mendatangkan lebih banyak tim hockey dari luar negeri.
“Kami berharap tahun depan BFHF bisa berjalan lebih baik lagi. Semoga lebih banyak lagi peserta dari mancanegara yang bisa mengikuti event BFHF ini,” kata Jro Komang Widiarta.
Menurut Jro Komang Widiarta, salah satu catatan pada pelaksanaan tahun ini adalah benturan jadwal dengan sejumlah turnamen hockey di luar negeri. Akibatnya, beberapa tim mancanegara belum dapat hadir di Bali.
“Ke depan kita akan create lebih baik. Memang ada jadwal yang bertabrakan dengan event di luar, jadi banyak peserta yang tidak bisa hadir. Mudah-mudahan tahun depan mereka bisa hadir, dan tadi semua peserta berjanji untuk tahun depan akan ikut serta kembali,” ucapnya.
Ketua Panitia BFHF 2026, Dave Helmy Willem, menyoroti peningkatan kualitas atlet hockey asal Bali. Pada edisi kali ini, tim-tim lokal mampu bersaing dengan peserta dari tingkat nasional dan internasional.
“Kami sangat berharap di tingkat Bali, semua peserta yang hari ini hadir sudah menunjukkan peningkatan kualitasnya. Bahkan melawan tim-tim nasional dan internasional mereka mampu menahan dan bahkan ada yang sampai memenangkan pertandingan, ini sangat luar biasa,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Made Tika, perwakilan KONI Kabupaten Badung yang menurunkan dua tim putra dan putri. Ia berharap pengalaman menghadapi tim dari luar daerah dapat menjadi bahan evaluasi bagi Badung.
“Untuk Badung kami bawa dua tim. Mungkin tahun ini Badung belum bisa tampil sebagai juara, tapi semoga di tahun-tahun mendatang kita bisa berbenah agar Badung lebih baik dan dapat tampil sebagai juara. Lewat event ini kita bisa melihat tim-tim dari luar, apa saja kelebihan dari mereka sehingga kita bisa mengejar ketertinggalan, termasuk dalam penyerangan,” ujarnya.
Dalam pembinaan atlet, tim hockey Kabupaten Badung mendapat dukungan tempat latihan. Latihan indoor dilakukan di lapangan GOR Mengwi.
Di sisi lain, BFHF 2026 masih menghadapi kendala keterbatasan venue. Seluruh pertandingan tahun ini hanya berlangsung di Lapangan Banteng Seminyak, Badung.
“Ini tentunya yang menjadi kendala sedikit bagi kami, terutama di KONI Provinsi Bali dan juga Badung. Satu-satunya event yang kita gunakan hanya di Lapangan Banteng ini. Mungkin ini sarana yang memang harus kita pikirkan bersama,” imbuh Jro Widiarta.
Ia menambahkan, saat pembukaan BFHF 2026, Ketua KONI Bali yang diwakili Mardito telah menyampaikan harapan agar sarana olahraga hockey ke depan mendapat perhatian dari KONI dan Pemerintah Provinsi Bali.
BFHF 2026 dinilai sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Bali di bawah Gubernur I Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Bali. Turnamen tersebut mengusung konsep sport tourism dengan mendatangkan peserta dari berbagai daerah dan negara.
“Tentu kami dari BFHF dan FHI Bali create acara ini yang bersinergi dengan program pemerintah Provinsi Bali. Turnamen ini sangat berkaitan dengan sport tourism karena kita mendatangkan banyak pemain. Tentu mereka juga sekaligus menikmati areal Bali sebagai objek wisata,” pungkasnya.
Antusiasme peserta dari luar negeri turut terlihat dalam pelaksanaan BFHF 2026. Perwakilan tim Australia mengaku senang dapat bertanding sekaligus menikmati pariwisata di Bali.
“Kami sangat senang sekali dapat bersenang-senang datang ke Bali dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara dan daerah di Indonesia. Sekaligus dapat bermain hockey bersama dalam semangat penuh persahabatan. Wah sangat keren banget ini,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan perwakilan tim Malaysia. Ia menilai turnamen berlangsung dengan baik dan terorganisasi secara rapi.
“Turnamen ini sangat bagus dan organisasinya juga rapi. Kami memang sangat senang dapat berpartisipasi dan bermain di turnamen ini. Harapan kami untuk tahun depan, pelaksanaan nya lebih banyak lagi tim-tim hockey yang dapat ikut bermain di event ini,” katanya.
Panitia berharap BFHF terus berkembang menjadi magnet sport tourism di Bali sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet hockey Indonesia untuk bersaing di level internasional.
Berikut daftar juara Bali Friendship Hockey Festival 2026:
Men’s Cup Division
Juara 1: Blind Tigers
Juara 2: Surabaya HC
Juara 3: UNPAD Bregodo Surabaya
Women’s Cup Division
Juara 1: Surabaya HC
Juara 2: Gianyar
Veteran Cup Division
Juara 1: Lorong Aman HC
Juara 2: Kajang Panther
Junior Cup Division
Juara 1: Surabaya
Juara 2: PSA Boys.
Samsul A.












