Sindoraya.com, Surabaya, – Menjaga kebersihan lingkungan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, gerakan Indonesia Asri mendorong masyarakat untuk berperan aktif merawat lingkungan secara berkelanjutan.
Sebagai wujud komitmen tersebut, tiga pilar Kecamatan Asemrowo menggelar aksi bersih sampah. Kegiatan berlangsung di Kampung Warna-Warni Gang Buyuk dan Tambat Labuh Shontoh Laut, Surabaya.
Selain memperingati Hari Bumi 2026, kegiatan ini juga memperkuat upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan manfaat lingkungan yang lebih nyaman dan tertata.
Kapolsek Asemrowo AKP Julkifli Sinaga menegaskan bahwa kegiatan ini menunjukkan kepedulian bersama terhadap kebersihan sungai dan lingkungan sekitar. Menurutnya, kolaborasi tiga pilar mampu mendorong kesadaran masyarakat menjaga kebersihan.
Selanjutnya, pihaknya merencanakan penanaman mangrove pada 22 April 2026 di kawasan yang sama. Langkah ini bertujuan menjaga kelestarian pesisir sekaligus mengurangi risiko kerusakan lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami bersama tiga pilar berupaya menghidupkan kembali potensi wisata di Kecamatan Asemrowo. Harapannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk mendukung pertumbuhan UMKM lokal, sekaligus memperkuat semangat Indonesia Asri di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Asemrowo Moch Zulchadr mengajak masyarakat menjadikan kegiatan ini sebagai awal perubahan perilaku. Ia menilai kebiasaan menjaga kebersihan harus dimulai dari lingkungan sekitar.
“Saya berharap warga bisa menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga semangat Indonesia Asri benar-benar terwujud dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Terakhir, personel gabungan membagi tugas menjadi dua tim untuk membersihkan kedua lokasi tersebut. Mereka mengumpulkan sampah ke dalam karung dan kantong plastik besar. Setelah itu, petugas mengangkut sampah menggunakan truk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya.
Samsul A.












