Uncategorized

Handphone Karyawan Toko Madura di Bulak Banteng Raib Digondol Maling

×

Handphone Karyawan Toko Madura di Bulak Banteng Raib Digondol Maling

Sebarkan artikel ini
Korban pencurian handphone menunjukkan surat laporan polisi di Polsek Kenjeran Surabaya.
Foto : Billa menunjukkan surat laporan polisi usai menjadi korban pencurian handphone di kawasan Bulak Banteng Surabaya. (sindoraya.com)

Sindoraya.com, Surabaya, – Kasus pencurian handphone kembali terjadi di Surabaya. Kali ini, seorang karyawan toko Madura bernama Billa kehilangan ponselnya saat bekerja di Jalan Bulak Banteng Wetan Tengah, Senin (18/05/2026).

Peristiwa pencurian handphone itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, Billa sedang melayani pembeli seperti biasa di toko tempatnya bekerja.

Kemudian, seorang pemuda berbaju merah datang untuk membeli 40 botol minuman ringan. Setelah Billa menyiapkan seluruh pesanan, pelaku meminta korban mengambil kardus untuk tempat barang.

Baca Selengkapnya  Di Hari Libur, Danmenart 2 Marinir Ajak Prajurit Tidur Dalam Olahraga Bersama

“Saat itu ada seorang pemuda berbaju merah membeli 40 botol minuman ringan. Setelah pesanan selesai saya siapkan, dia meminta saya mengambil kardus. Ketika saya kembali, handphone saya sudah hilang,” ucap Billa.

Saat korban mengambil kardus, pelaku diduga langsung membawa kabur handphone milik korban yang berada di area toko. Setelah itu, pelaku segera melarikan diri sebelum korban menyadari kejadian tersebut.

Akibat pencurian handphone itu, Billa mengalami kerugian sekitar Rp2,5 juta. Selain kehilangan ponsel, korban juga kehilangan data pribadi dan catatan kebutuhan pekerjaan sehari-hari.

Baca Selengkapnya  Babinsa Koramil 1008-03/Tanjung dan Koramil 1008-04/Tanta-Murung Pudak Turut Sukseskan Program MBG di Kabupaten Tabalong

Selanjutnya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kenjeran. Korban berharap polisi segera menangkap pelaku agar kasus serupa tidak kembali meresahkan masyarakat.

Sementara itu, awak media masih terus berkoordinasi dengan pihak Polsek Kenjeran terkait perkembangan kasus tersebut. Warga berharap kepolisian terus menekan angka kejahatan, khususnya aksi pencurian terhadap perempuan.

 

( Redaksi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!