Sindoraya.com, Padang, – Persebaya Surabaya tampil sangat agresif saat menyambangi markas Semen Padang pada pekan ke-33 Super League 2025/2026. Hasilnya, pasukan Bajul Ijo sukses melumat tuan rumah dengan skor telak 0-7 di Stadion H. Agus Salim.
Sejak peluit pertama berbunyi, anak asuh Coach Tavares langsung tancap gas mengurung pertahanan lawan. Oleh karena itu, lini belakang Semen Padang tampak sangat kesulitan mengembangkan permainan mereka sejak menit awal pertandingan.
Francisco Rivera membuka keran gol pada menit ke-16 dan mengubah papan skor menjadi 0-1. Hanya berselang tiga menit, Arief Catur Pamungkas menggandakan keunggulan tim tamu menjadi 0-2 setelah wasit mengesahkan gol melalui VAR.
Nasib Sial Kabau Sirah di Kandang
Semen Padang sebenarnya sempat mencetak gol balasan lewat aksi Guillermo Fernandez Hierro pada menit ke-41. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena posisi pemain sudah terjebak offside sehingga skor 0-2 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Bajul Ijo justru semakin menggila dan sulit terbendung. Bruno Moreira memperlebar jarak menjadi 0-3 pada menit ke-50 usai memanfaatkan umpan matang hasil kreasi dari Francisco Rivera.
Petaka kian nyata bagi tuan rumah setelah wasit mengusir Ade Kristiano akibat menerima kartu kuning kedua. Akibatnya, pertahanan Kabau Sirah semakin rapuh karena mereka harus bermain dengan sepuluh orang pemain saja menghadapi gempuran lawan.
Aksi Gemilang dari Bruno Paraiba
Selanjutnya, Mihailo Perovic menambah penderitaan tuan rumah lewat golnya pada menit ke-64 yang mengubah skor menjadi 0-4. Seketika, Coach Tavares memasukkan Bruno Paraiba untuk menggantikan Perovic guna menjaga kesegaran lini serang timnya.
Persebaya kemudian mendapat hadiah penalti setelah pemain lawan menjatuhkan Bruno Moreira di kotak terlarang. Bruno Paraiba sukses menjalankan tugasnya dengan sangat dingin sehingga membawa Bajul Ijo unggul jauh dengan skor 0-5.
Dominasi tim tamu terus berlanjut hingga laga memasuki menit ke-74 di babak kedua. Paraiba kembali mencetak gol keduanya dan mengubah kedudukan menjadi 0-6 setelah menerima umpan silang akurat dari Jefferson Silva.
Hattrick Penutup dan Tiket Degradasi
Meskipun sudah unggul enam gol, Persebaya tetap menjaga tekanan dengan memasukkan Gali Freitas dan M. Ichas. Langkah ini terbukti jitu karena aliran bola tim tamu tetap terlihat sangat dominan hingga masa injury time laga.
Akhirnya, Bruno Paraiba menutup pesta gol melalui sundulan tajam sekaligus memastikan catatan hattrick dan skor akhir 0-7. Kemenangan fantastis ini resmi menjadi sejarah baru dalam pertemuan kedua tim besar tersebut di tanah Minang.
Hasilnya, Persebaya kini meroket ke posisi empat klasemen sementara dengan koleksi 55 poin dari 33 laga. Sementara itu, kekalahan memilukan ini memastikan Semen Padang harus turun kasta ke Liga 2 pada musim depan.
Samsul A.












