Polri

Kapolres Gresik Pimpin Operasi Gabungan Miras dan Narkoba, 30 Orang Negatif Tes Urine

×

Kapolres Gresik Pimpin Operasi Gabungan Miras dan Narkoba, 30 Orang Negatif Tes Urine

Sebarkan artikel ini

Sindoraya.com, Gresik – Polres Gresik bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) gabungan untuk mencegah peredaran minuman keras (miras) dan narkoba, Rabu (14/10/2026) malam. Dalam operasi tersebut, 30 orang menjalani tes urine dan seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.

Operasi yang dipimpin Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama Kepala BNNK Gresik itu menyasar Desa Ngipik, Kecamatan Gresik, dan Desa Karangkiring, Kecamatan Kebomas. Kegiatan ini melibatkan personel Polres Gresik, BNNK Gresik, Detasemen Polisi Militer (Denpom) Gresik, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik.

Sebelum turun ke lapangan, seluruh personel mengikuti apel gabungan di Markas Komando (Mako) Polres Gresik. Dalam apel tersebut, AKBP Ramadhan Nasution memberikan arahan mengenai pembagian tugas dan pelaksanaan pemeriksaan agar berjalan tegas, humanis, serta sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Operasi dimulai pukul 21.00 WIB. Tim gabungan kemudian menyisir sejumlah kafe, warung remang-remang, dan tempat nongkrong yang menjadi sasaran pengawasan. Petugas memeriksa pengelola usaha, pengunjung, serta barang bawaan untuk mengantisipasi peredaran miras dan narkotika.

Untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkoba, SiDokkes Polres Gresik bekerja sama dengan BNNK Gresik melakukan tes urine langsung di lokasi. Sebanyak 30 orang, terdiri atas pengunjung kafe hingga pengendara yang dicurigai, dipilih secara acak untuk menjalani pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan petugas tidak menemukan barang bukti narkotika maupun miras ilegal. Sementara itu, seluruh 30 orang yang menjalani tes urine dinyatakan negatif narkoba.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan hasil operasi tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba di wilayah Gresik.

“Hasil ini menjadi bahan evaluasi sekaligus langkah preventif kami untuk mengantisipasi dan mempersempit ruang gerak penyalahgunaan narkoba di wilayah Gresik,” terang AKBP Ramadhan Nasution.

Selain melakukan pemeriksaan, petugas gabungan memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada pengelola tempat usaha serta warga sekitar. Mereka diajak bersama-sama mencegah peredaran miras dan narkotika melalui pendekatan yang humanis.

AKBP Ramadhan menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau melihat indikasi peredaran narkotika maupun miras ilegal.

“Sinergi antara Polri, BNNK, instansi terkait, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama untuk menciptakan lingkungan Kabupaten Gresik yang bersih, sehat, aman, serta kondusif,” tegasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan KRYD secara berkelanjutan merupakan bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Seluruh rangkaian operasi berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan kemudian ditutup dengan apel konsolidasi di Mako Polres Gresik.

 

Samsul A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!