Sindoraya.com, Sidoarjo – Petugas Rutan Kelas I Surabaya menggelar razia mendadak di blok hunian warga binaan, Jumat (21/8/2026). Langkah ini menjadi bentuk pengawasan ketat guna memberantas peredaran gelap narkoba.
Operasi insidentil tersebut menyasar sejumlah area hunian sejak pukul 13.00 WIB. Staf Pengamanan Rutan menjalankan tindakan preventif ini agar lingkungan rutan tetap aman dan kondusif.
Kegiatan ini merujuk pada Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PASUM.01.01-150 tanggal 6 Mei 2026. Instruksi tersebut mewajibkan penguatan pengawasan rutan dari ponsel ilegal, narkoba, dan penipuan.
Dukungan Program Kementerian dan Direktur Jenderal
Langkah tegas ini sekaligus mendukung 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Selain itu, petugas juga menjalankan 21 Perintah Harian Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menegaskan bahwa razia ini sesuai dengan prosedur pengamanan. Pihaknya sengaja menggelar pemeriksaan mendadak untuk menjaga ketertiban.
“Kami tidak memberikan ruang sedikitpun bagi peredaran narkoba maupun pelanggaran aturan di dalam Rutan. Operasi ini adalah bukti komitmen menghadirkan tata kelola pemasyarakatan yang bersih dan terpercaya.” tegasnya.
Oleh karena itu, pengawasan tidak hanya mengandalkan razia fisik secara berkala. Pihak rutan juga membangun sistem pengamanan berlapis dan meningkatkan disiplin jajaran.
Langkah Strategis Pengawasan Rutan Surabaya
Untuk memaksimalkan pengamanan, rutan menerapkan sejumlah langkah strategis. Petugas meningkatkan intensitas razia blok hunian tanpa jadwal yang terprediksi.
Sementara itu, sinergi dengan Kepolisian dan BNN terus diperkuat melalui pertukaran informasi. Kerja sama ini mempermudah penindakan atas potensi pelanggaran hukum di dalam rutan.
Petugas juga mengoptimalkan layanan kunjungan dengan memeriksa ketat setiap barang masuk. Pemeriksaan menggunakan alat pemindai X-Ray dan pengecekan manual secara teliti.
Fasilitas Komunikasi Resmi dan Pembangunan ZI
Guna mencegah penggunaan ponsel ilegal, rutan menyediakan fasilitas komunikasi resmi Wartelsuspas. Warga binaan kini bisa menghubungi keluarga tanpa melanggar aturan.
Rangkaian razia ini menjadi bagian penting dari pembangunan Zona Integritas. Rutan Surabaya berkomitmen meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan WBBM.
Sebab, lingkungan yang bersih dari barang terlarang sangat mendukung proses pembinaan warga binaan. Mereka dapat mengikuti seluruh program dengan lebih optimal.
Komitmen Mewujudkan Lingkungan Pemasyarakatan Bersih
Kondisi rutan yang kondusif memberi dampak positif bagi pembentukan karakter warga binaan. Hal ini menjadi bekal berharga saat mereka kembali ke tengah masyarakat.
Akhirnya, Rutan Kelas I Surabaya menegaskan pentingnya konsistensi dan sinergi bersama. Upaya ini memastikan rutan tetap menjadi tempat pembinaan yang aman, bersih, dan berintegritas.
Samsul A.












