Hukum

CaKrA Muda Indonesia Desak Kejati Jatim Usut Dugaan Penyimpangan, Program Pemkot Disorot

×

CaKrA Muda Indonesia Desak Kejati Jatim Usut Dugaan Penyimpangan, Program Pemkot Disorot

Sebarkan artikel ini

Sindoraya.com, Surabaya – CaKrA Muda Indonesia menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya, Kamis (22/10/2026). Mereka mendesak Kejati Jatim menindaklanjuti dugaan persoalan yang melibatkan mantan kepala dinas dan kepala bidang (kabid) di lingkungan Pemkot Surabaya.

Dalam aksinya, CaKrA Muda Indonesia meminta Kejati Jatim melakukan penyelidikan dan penyidikan sesuai kewenangan serta ketentuan hukum yang berlaku terhadap dugaan persoalan tersebut.

Founder CaKrA Muda Indonesia, Abdul Aziz, mengatakan aksi itu merupakan bentuk kontrol sosial masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurutnya, setiap dugaan penyimpangan perlu ditangani secara transparan dan profesional melalui proses penegakan hukum.

Selain menyoroti persoalan tersebut, CaKrA Muda Indonesia juga mendesak evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan Wali Kota Surabaya, terutama dalam pelaksanaan program pemerintah daerah yang dinilai belum berjalan optimal.

“Evaluasi total terhadap kepemimpinan Wali Kota Surabaya perlu dilakukan, terutama terkait program-program yang belum berjalan serta persoalan ketimpangan sosial di bidang kesehatan dan pendidikan,” ujar Aziz.

Aziz menilai evaluasi diperlukan untuk mengukur sejauh mana kebijakan yang telah direncanakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pelaksanaan program pemerintah, menurutnya, perlu menjadi perhatian, khususnya terkait persoalan ketimpangan sosial di bidang kesehatan dan pendidikan.

Melalui aksi tersebut, CaKrA Muda Indonesia juga mendorong pemerintah daerah meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan dalam pelaksanaan program pembangunan.

CaKrA Muda Indonesia berharap Kejati Jatim menelaah laporan maupun bukti yang tersedia sebagai tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan. Mereka juga berharap evaluasi program pemerintah daerah dapat mendorong perbaikan kualitas pelayanan publik, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan.

 

( Tim/red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten dilindungi!!